Tanjungpinang, http://Eksisjambi.com – Gubernur Jambi, Al Haris, bersama Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, menjajaki kerja sama strategis antarprovinsi melalui rencana penandatanganan Kesepakatan Bersama antara Pemerintah Provinsi Jambi dan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).
Kesepakatan ini mencakup kerja sama penyelenggaraan urusan fasilitas pengembangan pariwisata, ekonomi kreatif, serta kebudayaan. Fokus utama kolaborasi diarahkan pada pengelolaan bersama objek wisata Pulau Berhala, yang dinilai memiliki potensi besar sebagai destinasi unggulan sekaligus penggerak ekonomi kawasan.
Penguatan Sinergi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
Dalam pertemuan yang berlangsung di Tanjung Pinang tersebut, kedua kepala daerah menegaskan pentingnya sinergi lintas wilayah untuk mengoptimalkan potensi sumber daya yang dimiliki masing-masing provinsi.
Pemprov Jambi menyatakan komitmennya untuk menjalin kerja sama konkret dengan Pemprov Kepri dalam pengembangan sektor pariwisata Pulau Berhala. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan daya tarik wisata, memperluas peluang investasi, serta mendorong pertumbuhan sektor ekonomi kreatif berbasis lokal.
Dorong Konektivitas Antarwilayah Sumatera
Selain fokus pada sektor pariwisata, kerja sama ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat konektivitas antarwilayah di Pulau Sumatera. Rencana pertemuan lanjutan antar kepala daerah se-Sumatera yang akan digelar di Batam turut menjadi agenda penting dalam membangun sinergi pembangunan regional.
Forum tersebut akan membahas berbagai isu strategis, mulai dari peningkatan konektivitas transportasi dan logistik, hingga penguatan ketahanan pangan antarprovinsi.
Akses Ekspor ke Singapura Melalui Kepri
Salah satu nilai strategis dari kerja sama ini adalah pemanfaatan posisi geografis Kepulauan Riau yang berbatasan langsung dengan jalur perdagangan internasional. Dengan dukungan infrastruktur di Kepri, peluang ekspor produk unggulan Jambi ke pasar luar negeri, khususnya Singapura, diharapkan semakin terbuka.
Kolaborasi ini dinilai dapat memperkuat rantai pasok regional sekaligus meningkatkan daya saing produk lokal di pasar global.
Redam Potensi Konflik, Optimalkan Potensi Bersama
Kerja sama pengelolaan Pulau Berhala juga menjadi langkah strategis dalam meredam potensi konflik kewenangan antarwilayah. Dengan pendekatan kolaboratif, kedua pemerintah provinsi berupaya memaksimalkan potensi ekonomi kawasan secara sinergis dan berkelanjutan.
Pertemuan yang digelar pada Senin malam tersebut menjadi momentum penting dalam membangun kemitraan jangka panjang antarprovinsi, khususnya dalam pengembangan wilayah maritim dan ekonomi berbasis pariwisata.
Ke depan, kedua belah pihak berharap kesepakatan ini dapat segera direalisasikan dalam bentuk program konkret yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat, sekaligus memperkuat posisi Sumatera sebagai kawasan strategis dalam peta ekonomi nasional dan regional.**







