Home / Artikel / Internasional / Nasional / News

Senin, 15 September 2025 - 15:32 WIB

Jejak Kaki Manusia Berusia 115.000 Tahun di Temukan

Jejak Kaki Purba

Jejak Kaki Purba

Arab Saudi – Para arkeolog di buat tercengang oleh penemuan jejak kaki manusia purba berusia sekitar 115.000 tahun di sebuah danau kuno di utara Gurun Nefud, Arab Saudi dan Lokasi ini sebelumnya di anggap mustahil menyimpan sisa-sisa peradaban manusia karena di kenal sebagai kawasan kering dan tandus.

Penemuan tersebut pertama kali terungkap pada 2017, ketika angin dan erosi alam mengikis lapisan sedimen, membuka permukaan tanah yang oleh warga setempat di juluki “jejak” dalam bahasa Arab.

Para peneliti menduga, lebih dari seratus ribu tahun lalu, area yang kini berupa gurun itu pernah menjadi jalur migrasi manusia purba sekaligus lintasan hewan besar.

Baca Juga :  Pemkab Kerinci Gelar Rakor HLM dan TPID

Menurut tim peneliti, jejak kaki itu bisa bertahan karena terawetkan oleh lumpur dasar danau purba, Proses pengawetan semacam ini di kenal juga pada penemuan arkeologi lain, seperti fosil hewan laut di Burgess Shale Kanada atau sisa nodosaurus berlapis baja yang di temukan hampir utuh setelah terkubur dalam endapan berlumpur.

“Jika ada penghargaan untuk medium terbaik dalam melestarikan sejarah, maka lumpur pantas mendapatkannya,” ujar salah satu arkeolog dalam publikasi riset.

Keistimewaan penemuan ini semakin menonjol ketika dibandingkan dengan hasil studi eksperimental modern.

Baca Juga :  Kadis PUPR Kerinci Jadi Dewan Juri Fashion Show “Perempuan Berdaya” di Kota Sungai Penuh

Dalam penelitian serupa, jejak manusia di lumpur biasanya kehilangan detail hanya dalam waktu dua hari dan lenyap total dalam empat hari.

Namun di Gurun Nefud, jejak kaki ini justru mampu bertahan selama lebih dari 100.000 tahun.

Fakta itu menantang pemahaman ilmuwan tentang bagaimana kondisi alam mampu menjaga detail sejarah dengan begitu sempurna.

Temuan jejak kaki purba ini membuka babak baru dalam studi migrasi manusia awal, sekaligus memperlihatkan betapa alam dapat menjadi arsip tak terduga bagi perjalanan panjang umat manusia.(*)

 

Share :

Baca Juga

Sidak Pasar Tanjung Bajure

Daerah

Pemkot Pastikan Ketersediaan Bahan Pokok Hadapi Nataru

Daerah

Harga Emas Dunia Naik Rp 6.286 pada 21 Agustus 2026, Tembus USD 4.529,96 per Troy Ounce

Advertorial

Imigrasi Kerinci Gelar Sosialisasi Pencegahan PMI-NP dan TPPO di Siulak

Advertorial

Pj. Bupati Kerinci Pimpin Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2024 
Foto: Kerinci, Kota Sungai Penuh dan Sumbar

Daerah

Tanggapan Warga Sumbar Ramai Soal Isu Kerinci dan Kota Sungai Penuh
Gubernur Jambi Al Haris memperkuat operasi darat dan udara

Daerah

Karhutla Batang Hari Belum Padam, Gubernur Al Haris Perkuat Operasi Darat dan Udara

Daerah

Pemkab Kerinci dan BSSN Jalin Kerjasama

Daerah

Wawako Azhar Hamzah Hadiri Bimtek ASWAKADA 2026