Home / Daerah / Internasional / Nasional / News / Tanjab Timur

Jumat, 10 April 2026 - 21:52 WIB

Kelapa Dalam di Tanjab Timur Dilirik Investor Jerman Bupati Dillah Hich Sambut Baik

Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur menerima kunjungan tim ahli Roemah Kelapa Indonesia

Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur menerima kunjungan tim ahli Roemah Kelapa Indonesia

Tanjab Timur,http://Eksisjambi.com  – Komoditas unggulan kelapa dalam  menjadi potensi hingga menunjukan progres yang positif Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur menerima kunjungan tim ahli Roemah Kelapa Indonesia (Roeki), perwakilan Kementerian PPN/Bappenas, dan calon investor asal Jerman untuk menjajaki pengembangan industri hilirisasi kelapa, di sambut baik Bupati Tanjabtim Dillah Hikma Sari Jumat (10/4/2026).

Rombongan dipimpin Prof. Dr. Johanes Simatupang bersama investor asal Jerman, Philips Wallat. Kunjungan tersebut bertujuan melakukan koordinasi sekaligus meninjau langsung potensi kelapa dalam di Tanjab Timur sebagai bahan baku industri bernilai tambah.

Kedatangan rombongan di sambut Bupati Tanjung Jabung Timur, Dillah Hikmah Sari di dampingi staf ahli dan sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan pemerintah kabupaten.

Dalam sambutannya, Dillah menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk mendorong pengembangan industri hilirisasi kelapa sebagai salah satu sektor unggulan.

Baca Juga :  Kota Sungai Penuh dan Kerinci Dukung Kehadiran Batik Air di Bandara Muara Bungo 

“Kami membuka peluang seluas-luasnya bagi investor. Pemerintah daerah siap memberikan dukungan agar investasi di sektor kelapa dapat berkembang di Tanjab Timur,” ungkap Dillah.

Ia menjelaskan, Tanjab Timur memiliki potensi besar sebagai sentra kelapa dalam yang dapat diolah menjadi berbagai produk turunan bernilai tambah, seperti minyak kelapa, santan, serat sabut, hingga arang tempurung.

Menurut Dillah, kehadiran investor menjadi salah satu langkah strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, terutama di tengah keterbatasan anggaran pemerintah.

“Hilirisasi kelapa ini sejalan dengan program strategis nasional yang didorong pemerintah pusat melalui Bappenas untuk meningkatkan nilai tambah komoditas daerah,” katanya.

Sementara itu, investor asal Jerman, Philips Wallat, melalui juru bicaranya menyampaikan ketertarikannya terhadap potensi kelapa di Tanjab Timur. Pihaknya menilai komoditas tersebut memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi produk berorientasi ekspor.

Baca Juga :  Gubernur Al Haris Hadiri HUT Ke-26 Kabupaten Tanjung Jabung Timur

Saat ini, investor masih melakukan kajian lebih lanjut, khususnya terhadap potensi sabut dan tempurung kelapa yang dinilai memiliki nilai ekonomi tinggi.

“Kami akan melakukan penelitian lebih lanjut di negara kami untuk melihat peluang pengembangan produk berbasis teknologi,” ujar perwakilan investor.

Kajian tersebut menjadi bagian dari tahap awal penjajakan sebelum realisasi investasi. Langkah ini juga bertujuan memastikan potensi kelapa di Tanjab Timur dapat diolah secara optimal dan memiliki daya saing di pasar global.

Pemerintah daerah berharap, kerja sama ini dapat menghasilkan inovasi produk turunan kelapa yang mampu meningkatkan nilai tambah sekaligus memperkuat posisi Tanjab Timur sebagai salah satu sentra kelapa di Indonesia. (Mul).

Share :

Baca Juga

Daerah

Update Daftar Kode Redeem Mobile Legends Terbaru 24 April 2026

Daerah

Bupati Kerinci Adirozal Tutup Kegiatan UPSK

Kota Sungai Penuh

Ahmadi Zubir, Anak Petani yang Berhasil Jadi Walikota dan Tetap Bertani

Daerah

Timwas Haji DPR RI Awasi Ketat Konsumsi dan Mobilisasi Jemaah di Armuzna

Internasional

Malaysia Dinobatkan Sebagai Destinasi Wisata Medis Terbaik di Dunia

Daerah

Sinta Nuraini, Bocah Lumpuh Kerinci Menanti Sang Dermawan 

Daerah

Jelang Nataru, Tim Gabungan Gelar Razia di Blok Hunian Rutan Sungai Penuh

Advertorial

Wagub Sani Hadiri Serah Terima Jabatan Kepala LPP TVRI Stasiun Jambi