MAKASSAR , http://Eksis jambi.com – Kabar bahagia datang dari Kota Makassar. Bilqis, balita berusia 4 tahun yang sempat menjadi korban penculikan dan perdagangan anak, akhirnya tiba dengan selamat di Kantor Polrestabes Makassar, Minggu (9/11/2025) malam.
Saat ini, Bilqis tengah menjalani pemeriksaan psikologi guna memastikan kondisi mental dan emosionalnya pasca peristiwa yang mengguncang publik tersebut.
Kedatangan Bilqis di sambut penuh haru oleh keluarga, pihak kepolisian, dan masyarakat yang sejak awal mengikuti perkembangan kasus ini. Sang ibu, yang akrab disapa Mama Bilqis, tak kuasa menahan tangis bahagia saat memeluk putri kecilnya yang telah hampir sepekan dinyatakan hilang.
Dalam pernyataannya, Mama Bilqis menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam kepada seluruh pihak yang telah membantu proses pencarian hingga Bilqis dapat di temukan dalam keadaan selamat.
“Alhamdulillah, Bilqis sudah bersama kami lagi. Terima kasih kepada pihak kepolisian, pemerintah, media, dan seluruh masyarakat, terutama para ibu-ibu Indonesia yang terus mendoakan dan memberi dukungan moral. Kami sangat terharu atas semua perhatian dan kasih sayang yang di berikan,” ujar Mama Bilqis dengan suara bergetar.
Tak lupa, ia juga mengucapkan terima kasih atas hadiah, bingkisan, dan bantuan yang mengalir dari berbagai pihak, baik dari warga Makassar maupun dari luar daerah.
Pihak Polrestabes Makassar memastikan bahwa Bilqis kini berada dalam penanganan tim medis dan psikolog anak untuk memastikan kondisinya stabil sebelum di kembalikan sepenuhnya ke rumah.
Sementara itu, penyidik masih terus mengembangkan penyelidikan terhadap pelaku penculikan dan jaringan perdagangan anak yang di duga terlibat dalam kasus ini.
Kasus Bilqis sebelumnya sempat mengguncang jagat maya dan menjadi sorotan nasional. Dukungan dan doa dari masyarakat di seluruh Indonesia terus berdatangan melalui media sosial dengan tagar #DoaUntukBilqis yang sempat menjadi trending topic.
Kini, harapan besar masyarakat hanya satu agar Bilqis dapat pulih secara fisik dan psikologis, serta dapat kembali menjalani hari-harinya dengan penuh kebahagiaan di tengah keluarga tercinta.(*)







