Home / Bangko / Daerah / Hukum / Nasional / Nasional / News / Peristiwa / Provinsi Jambi

Selasa, 17 Juni 2025 - 21:42 WIB

Ketika Hutan Menangis, Jangkat Tak Lagi Nyenyak Oleh: Ali Prawinata, S.H., M.Η.

Eksisjambi.com,Jangkat, siapa yang tak mengenal namanya? Tempat di mana bumi masih bersujud pada langit. Hutan menghijau seperti doa yang belum tercemar, sungai mengalir jernih serupa nyanyian ibu kepada bayinya, dan udara menampar wajah dengan lembut, mengingatkan kita bahwa paru-paru masih boleh berharap.

Tapi hari ini, bumi itu bergetar. Bukan karena gempa, melainkan deru tujuh alat berat yang menggulung jalan dengan keangkuhan logam. Mereka datang bukan untuk bertamu, tapi untuk membuka perut bumi. Tanpa permisi, tanpa malu. Seperti pencuri yang memakai seragam investor dan menyapa alam dengan gigi baja. entah itu untuk pembangunan atau tambang ilegal.

Jika itu tambang ilegal, Maka Kami di Jangkat hanya bisa menatap, menyimpan resah dalam dada. Kami tahu benar, setiap alat berat adalah pertanda: sebentar lagi bumi kami tidak lagi sunyi, air tidak lagi bening, dan anak-anak kami tidak lagi tahu warna ikan selain yang telah mati mengambang.

Baca Juga :  Dandim 0420/Sarko Hadiri Rapat Operasi Mantap Praja Siginjai Pengamanan Pilkada Serentak

Sungai Merangin telah kalian sakiti. Batang Mesumai kalian hancurkan. Tapi Jangkat? Jangan. Jangan lagi satu suap tanah kami dijadikan menu makan siang para serakah yang berdalih investasi segelintir orang.

Tuan Bupati, Tuan DPRD, Tuan Polisi yang terhormat jika kehormatan itu masih ada dengarlah kami, walau mungkin suara kami tak semerdu kontrak tambang ilegal.

Lihatlah Jangkat, sebelum dia berubah menjadi dongeng. Sebelum hutan menjadi legenda, dan air jernih hanya bisa dikenang lewat cerita sebelum tidur.

Bukankah sudah cukup TNKS kami dibongkar, sungai kami dicemari, dan anak-anak kami diwarisi lumpur? Apakah warisan terbaik yang bisa pemerintah berikan adalah daftar panjang izin tambang llegal dan peta rawan bencana?

Baca Juga :  INDOMALPHI JWG TCA ke-30 Digelar di Bandung, Perkuat Keamanan Maritim Kawasan

Jangkat ini tanah kami. Tapi bukan untuk kami saja. la dititipkan oleh leluhur kami, untuk anak cucu kami. Tolong jangan robek titipan itu.

Jika hari ini kalian masih diam, esok lusa kami akan jadi saksi dari kehancuran yang kalian sahkan diam-diam. Dan kelak, saat anak-anak kita bertanya: “Kenapa hutan kita hilang, kenapa ikan-ikan tak lagi datang?” kami hanya bisa menjawab, “Karena mereka yang seharusnya menjaga, justru yang membuka pintu kehancuran.”

Ini bukan permintaan, ini peringatan. Dari bumi yang kalian injak, dari hutan yang kalian hirup, dari rakyat yang kalian abaikan.(*)

#meranginbangko #Merangin #tiktokpolitik #ViralTikTok #fypindonesia #fyp2025 #jangkat#SaveJangkat

Share :

Baca Juga

Belanda mengembalikan 20 artefak bersejarah Indonesia, termasuk Berlian Banjarmasin, manuskrip Aceh, Al-Qur'an Teuku Umar, hingga wayang beber Jawa sebagai bagian pemulihan sejarah.

Daerah

Belanda Pulangkan 20 Artefak Bersejarah ke Indonesia Termasuk Berlian 

Daerah

Wako Ahmadi dan Wawako Antos hadiri Kenduri SKO Desa Tanjung Bunga.

Advertorial

Gubernur Jambi Alharis, Kejar Target Participating Interest 10 % Daerah Penghasil Migas

Advertorial

Ketua PKK Prov.Jambi Hesnidar Haris Harap Pemeran Kriyanusa Dorong Perajin Berinovasi

Advertorial

BANGGAR DPRD KOTA SUNGAI PENUH LAKSANAKAN AUDIENSI KE BADAN PENGELOLAAN KEUANGAN DAN ASET DAERAH (BPKAD) KABUPATEN PESISIR SELATAN

Daerah

Breaking News !!! 3 Survey Paslon 02 Dillah-Muslimin Menang Telak, Pilkada Tanjabtim

Advertorial

Tim Safari Ramadhan Kecamatan Mendahara di Desa Lagan Ilir Momentum Memperkuat Iman dan Taqwa

Advertorial

Belasan Anak Anak Desa Muara Jernih Ikuti Sunatan Massal Secara Gratis