Kota Sungai Penuh Siaga Antisipasi Kabut Asap

Sungai Penuh, EksisJambi.com – Menindaklanjuti surat edaran dari Dinas Kesehatan Provinsi Jambi terkait antisipasi dampak kabut asap, Dinas Kesehatan Kota Sungai Penuh telah mengambil langkah cepat dengan menyiagakan Tim Gerak Cepat (TGC) dan menambah stok obat-obatan di seluruh fasilitas kesehatan.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Sungai Penuh, Era Syafitri, menyampaikan bahwa pihaknya telah menginstruksikan seluruh fasilitas pelayanan kesehatan, baik rumah sakit maupun puskesmas, untuk meningkatkan surveilans terhadap penyakit yang berkaitan dengan kabut asap. Upaya ini mencakup kesiapan logistik medis serta penguatan koordinasi lintas sektor.

Baca Juga :  Wako Ahmadi Lepas Keberangkatan Santri/Santriwati

“Seluruh faskes sudah kami instruksikan untuk bersiaga. TGC juga kami aktifkan untuk merespons cepat jika terjadi peningkatan kasus. Obat-obatan telah kami distribusikan lebih awal ke puskesmas dan rumah sakit,” ujar Era, Kamis (24/7/2025).

Langkah antisipasi ini juga dibarengi dengan imbauan kepada masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan yang dapat memperburuk kualitas udara dan memicu kabut asap.

“Tujuan kita jelas, mencegah terjadinya lonjakan penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Masyarakat juga kami imbau untuk segera memeriksakan diri ke faskes jika mengalami gejala batuk, sesak napas, atau gangguan pernapasan lainnya,” tambahnya.

Baca Juga :  Wabup H. Murison Sidak Puskesmas Jujun, Pastikan Layanan Kesehatan Tetap Prima Jelang Idul Fitri

Saat ini, berdasarkan pemantauan Dinkes, belum ditemukan lonjakan kasus ISPA yang signifikan di Kota Sungai Penuh. Namun, kewaspadaan tetap ditingkatkan seiring dengan musim kemarau yang rentan terhadap kebakaran lahan.

“Hingga saat ini belum ada kasus ISPA yang signifikan. Tapi kita tetap siaga, dan masyarakat hendaknya melakukan kontrol kesehatan secara berkala jika ada gejala gangguan pernapasan,” pungkas Era Syafitri.

Langkah preventif ini diharapkan dapat melindungi kesehatan masyarakat dan menekan dampak buruk kabut asap yang kerap muncul di musim kemarau.(*)

 

Share :

Baca Juga

Cuaca Ekstrem Pada Nataru

Daerah

BMKG Prediksi Cuaca Ekstrem Jelang Nataru 2025/2026, Dipicu MJO hingga La Nina Lemah
Hutan Rusia

Artikel

Rusia, Rumah dari Seperlima Hutan di Seluruh Dunia
Villa Vasily

Artikel

Villa Vasily di Kaki Gunung Suguhkan Panorama Menakjubkan 

News

Pemerintah Beri Kepastian Baru untuk PPPK, Kontrak Bisa Diperpanjang hingga Usia Pensiun

Advertorial

Wako Ahmadi Zubir & Bunda PAUD Herlina Lepas Karnaval Anak TK
Panyaram Pa Ota Acibiwa di Kota Sungai

Daerah

Panyaram Pa Ota Acibiwa Hadirkan Sensasi “Fresh From The Pan” di Kota Sungai Penuh

Advertorial

Semua Fraksi DPRD Merangin Terima LKPJ Bupati Merangin

Advertorial

Wagub Sani: Rakortek Dapat Percepat Terwujudnya Kota Layak Anak di Provinsi Jambi