Sungai Penuh, http://Eksisjambi.com – Pemerintah Kota Sungai Penuh, Provinsi Jambi, mencatat prestasi membanggakan di tingkat nasional. Melalui inovasi Program 3S (Segenggam Beras, Sebutir Telur dan Seribu Rupiah),
Kota Sungai Penuh berhasil meraih Juara 1 Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 dalam kategori Inovasi Penurunan Angka Kemiskinan dan Stunting.
Penghargaan bergengsi tersebut di serahkan langsung oleh Menteri Dalam Negeri RI, Tito Karnavian, di dampingi Wakil Menteri Dalam Negeri, Arya Bima, dalam seremoni resmi tingkat nasional. Selain trofi juara, Kota Sungai Penuh juga menerima insentif fiskal sebesar Rp3.000.000.000 (tiga miliar rupiah) sebagai bentuk apresiasi atas kinerja inovatif pemerintah daerah.
Walikota Sungai Penuh, Alfin, SH, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas capaian tersebut. Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kolaborasi seluruh elemen pemerintah dan masyarakat.
“Terima kasih atas kerja keras seluruh perangkat daerah, DPRD, Sekda, kepala OPD, jajaran ASN, PPPK, guru, instansi vertikal, camat, puskesmas, kepala desa, lurah, BPD, GOW, Dharma Wanita, serta seluruh masyarakat Kota Sungai Penuh,” ujar Alfin.
Ia juga memberikan apresiasi khusus kepada Tim Penggerak PKK Kota Sungai Penuh dari tingkat kota hingga desa/kelurahan yang di nilai mampu menghadirkan terobosan melalui Program 3S.
Program 3S mengusung pendekatan partisipatif berbasis masyarakat dengan prinsip gotong royong. Setiap individu di ajak berkontribusi melalui:
- Se butir telur untuk pemenuhan gizi,
- Se genggam beras untuk ketahanan pangan,
- Seribu rupiah sebagai dukungan sosial ekonomi.
Pendekatan ini terbukti efektif dalam membantu menekan angka kemiskinan sekaligus mengurangi prevalensi stunting, khususnya di tingkat keluarga dan komunitas.
Walikota Sungai Penuh juga menegaskan bahwa keberhasilan ini berangkat dari filosofi perubahan yang sederhana namun konsisten.
“Mari mulai dari hal-hal kecil, dari diri kita sendiri, dari lingkungan terkecil, dan lakukan secara konsisten,” tegasnya.
Keberhasilan Kota Sungai Penuh melalui Program 3S kini dinilai berpotensi menjadi model inovasi yang dapat di replikasi oleh daerah lain di Indonesia, terutama dalam menghadapi tantangan kemiskinan dan stunting yang masih menjadi isu strategis nasional.
Dengan penghargaan ini, Kota Sungai Penuh semakin memperkuat posisinya sebagai daerah yang adaptif dan inovatif dalam pembangunan berbasis masyarakat.**







