Jakarta – Kapal perang terbaru milik TNI Angkatan Laut (AL), KRI Brawijaya-320, pada Kamis (4/9/2025) resmi memasuki perairan Indonesia setelah menempuh pelayaran panjang dari Italia dan Kapal ini sebelumnya di serahterimakan kepada TNI AL pada 29 Juli 2025 di galangan kapal Fincantieri, Italia.
KRI Brawijaya-320 merupakan fregat modern jenis Pattugliatore Polivalente d’Altura (PPA) buatan Fincantieri. Kapal perang ini di lengkapi dengan berbagai sistem persenjataan canggih, sensor mutakhir, serta teknologi pertahanan maritim terbaru yang mampu menjawab tantangan keamanan laut di era modern.
Sebelum pelayaran menuju Tanah Air, pada akhir Januari 2025 lalu, TNI AL telah melaksanakan seremoni penggantian nama kapal di galangan Fincantieri, Muggiano (La Spezia). Kepala Staf TNI AL (Kasal), Laksamana Muhammad Ali, menyatakan bahwa pemberian nama KRI Brawijaya dan kapal kembarannya KRI Prabu Siliwangi bukan sekadar seremonial, melainkan mengandung makna strategis.
“Pemberian nama kapal bukan sekadar formalitas, melainkan merupakan langkah strategis dalam membangun identitas kapal. Nama-nama yang di pilih tersebut merupakan simbol harapan, doa, dan tekad untuk menegakkan kedaulatan serta kehormatan bangsa di seluruh lautan dunia,” ujar Laksamana Muhammad Ali.
Nama Brawijaya diambil dari raja besar Nusantara pada era Majapahit, sedangkan Prabu Siliwangi merupakan simbol kejayaan Kerajaan Pajajaran dan Menurut Kasal, filosofi ini di harapkan menjadi inspirasi agar kapal-kapal perang baru TNI AL dapat menjadi legenda modern dalam menjaga kedaulatan maritim Indonesia.
KRI Brawijaya-320 di jadwalkan segera memperkuat jajaran armada tempur TNI AL. Kehadirannya di yakini akan meningkatkan kemampuan pertahanan laut Indonesia, baik dalam operasi keamanan maritim, patroli wilayah perbatasan, maupun misi diplomasi militer di tingkat internasional.
Dengan masuknya KRI Brawijaya-320 ke dalam jajaran armada TNI AL, Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat pertahanan maritim serta menjaga stabilitas keamanan kawasan.(*)







