Jakarta – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan pesan khusus kepada generasi Z terkait pengelolaan keuangan pribadi di era penuh tantangan ekonomi.
Ia menekankan bahwa langkah pertama yang paling penting bukan langsung terjun ke instrumen berisiko seperti saham atau reksadana, melainkan membangun kebiasaan menabung.
“Mulailah dari menabung. Itu fondasi utama sebelum masuk ke investasi yang punya risiko lebih tinggi,” ujar Purbaya.
Menurutnya, emas dapat menjadi pilihan investasi jangka panjang karena stabilitasnya yang relatif terjaga meskipun tetap di pengaruhi kondisi ekonomi global.
Ia menyoroti bahwa sepanjang tahun 2025, harga emas dunia melonjak hingga 47% dan menembus rekor tertinggi di level US$ 3.861,7 per troy ons.
Lebih jauh, Purbaya menegaskan pentingnya pemahaman yang matang sebelum berinvestasi. Ia mendorong Gen Z untuk membekali diri dengan teori, strategi, serta wawasan dasar mengenai manajemen aset.
“Dengan pengetahuan yang cukup, generasi muda bukan hanya bisa mengelola keuangan secara bijak, tetapi juga berpotensi menumpuk kekayaan besar di masa depan,” jelasnya.
Pesan ini menjadi pengingat bahwa literasi keuangan adalah kunci menghadapi dinamika ekonomi global yang semakin tidak pasti, terutama bagi Gen Z yang di kenal adaptif namun kerap tergoda pada tren investasi instan.(*)






