Home / Daerah / Kerinci / Kota Sungai Penuh / Nasional / News / Sosbud

Senin, 23 Juni 2025 - 20:15 WIB

Napak Dahin: Upaya Pelestarian Budaya Suku Kerinci yang Hampir Luntur Dimakan Zaman

Eksisjambi.com,Sungai Penuh / Kerinci-Dalam upaya menjaga dan melestarikan warisan budaya yang hampir terlupakan, sejumlah sanggar seni dari Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci menggelar sebuah tradisi sakral bertajuk Napak Dahin. Kegiatan ini berlangsung khidmat di Dusun Nek, Kota Sungai Penuh, dan menampilkan ragam kesenian serta budaya Kerinci tempo dulu.

Tradisi Napak Dahin menjadi refleksi hidup masyarakat Suku Kerinci masa lampau, yang sarat dengan nilai-nilai luhur dan harmoni sosial. Dalam acara tersebut ditampilkan berbagai bentuk seni budaya seperti Parno Adat, makan bersama dengan hidangan khas Nasi Ibat, Rentak Kudo, Sike Rebana, hingga Tale Ngasuh Anak.

Baca Juga :  Wawako H Zulhelmi Ikuti Prosesi Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Tanjabtimur

Ketua Sanggar Seni Ilok Rupo Kota Sungai Penuh, Meyzateti, menjelaskan bahwa Napak Dahin adalah bentuk cerita hidup tentang bagaimana tradisi Suku Kerinci dijalani di masa lalu. “Misalnya, Tale Ngasuh Anak merupakan irama lagu lembut yang dinyanyikan oleh para ibu saat menidurkan anaknya. Sementara Sike Rebana merupakan seni yang memadukan irama musik dengan syair-syair religius dan adat, yang biasa ditampilkan dalam acara keagamaan dan upacara adat,” ujar Meyzateti.

Salah satu tarian yang turut memeriahkan kegiatan adalah Rentak Kudo, sebuah tarian dinamis sebagai wujud kegembiraan masyarakat Kerinci dalam menyambut momen-momen kebersamaan dan keberkahan.

Baca Juga :  Dengan Mematuhi Prokes Covid-19, Wako Ajb Resmikan Museum Adat Kota Sungai Penuh

Kegiatan Napak Dahin ini merupakan bagian dari program Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata Republik Indonesia, yang mendorong pelestarian budaya lokal melalui revitalisasi tradisi yang hampir hilang. Kota Sungai Penuh menjadi lokasi pertama penyelenggaraan tradisi ini, sebagai pilot project yang diharapkan dapat menginspirasi generasi muda untuk kembali mengenal, mencintai, dan menerapkan budaya leluhur mereka dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan terselenggaranya Napak Dahin, para pelaku seni dan masyarakat berharap agar nilai-nilai budaya Suku Kerinci tidak hanya menjadi cerita masa lalu, tetapi tetap hidup dan relevan di tengah arus modernisasi yang semakin deras.(Khairuls).

 

Share :

Baca Juga

event m7 jakarta

Daerah

Kode Redeem MLBB Terbaru Aktif 25 Januari 2026, Spesial Event M7 Jakarta
Koperasi Merah Putih

Daerah

Wawako Azhar Hamzah Hadiri Evaluasi Percepatan Pembangunan KDKMP

Advertorial

Wabup Tanjab Barat Pimpin Upacara Peringatan HUT Ke 66 Provinsi Jambi

Advertorial

Ketua Komisi III DRPD Tanjab Barat Hadiri Rapat Kordinasi di Kecamatan Kuala Betara

Advertorial

4 Orang Kini Ditetapkan Cabjari Selaku Tersangka Terkait Dugaan Korupsi Pembangunan Man 2

Kota Sungai Penuh

Wako AJB Serahkan Bantuan Pangan.

Daerah

Terancam Punah? Mungkin Kita Jadi Generasi Terakhir yang Melihat Kunang-Kunang Secara Langsung

Advertorial

Bupati Tanjab Barat Hadiri Pameran Satu Hari Di Anjungan Mall Sarina