Home / Daerah / Internasional / Kerinci / Kota Sungai Penuh / Nasional / News / Peristiwa

Jumat, 28 November 2025 - 15:40 WIB

Orang Tua Minta Pemda Pulangkan Mahasiswa Kerinci–Sungai Penuh di Padang

Kerinci,http://Eksisjambi.com – Beredar luas di berbagai grup media sosial Kerinci dan Kota Sungai Penuh, para orang tua mahasiswa yang kuliah di sejumlah kampus di Sumatra Barat khususnya Kota Padang menyampaikan permintaan mendesak kepada pemerintah daerah untuk memulangkan anak-anak mereka.

Permintaan itu muncul setelah banjir dan longsor besar melanda berbagai wilayah di Sumbar dan di sebut sudah berada pada tahap “sangat luar biasa”.

Dalam pesan yang viral, para orang tua menyampaikan kekhawatiran mendalam terkait keselamatan putra-putri mereka yang di laporkan terjebak di lokasi terdampak.

 Jalur transportasi yang putus, banjir besar, hingga potensi longsor susulan membuat akses keluar dari Padang dan wilayah sekitar menjadi sangat terbatas.

Salah satu pesan yang tersebar menyebutkan: “Tolong kepada Pemda Kerinci dan Pemkot Sungai Penuh untuk dapat membantu mengevakuasi/memulangkan adik-adik mahasiswa kita yang terjebak di sana. Dalam hal ini pemerintah harus hadir dan bergerak cepat.”

Baca Juga :  Wako, Alfin & Wawako Azhar Hadiri Pelantikan Pengurus KONI Kota Sungai Penuh

Hingga kini para orang tua masih menunggu langkah konkret dari Pemerintah Kabupaten Kerinci maupun Pemerintah Kota Sungai Penuh, Mereka berharap adanya koordinasi cepat dengan Pemerintah Provinsi Sumatra Barat, pihak kampus, serta BPBD untuk memastikan keselamatan para mahasiswa.

Di sisi lain, laporan dari warga menyebutkan bahwa beberapa mahasiswa sudah mengamankan diri di asrama atau tempat tinggal masing-masing, namun kondisi psikologis mereka di sebut semakin cemas akibat intensitas hujan yang belum mereda dan informasi terus bertambah mengenai kerusakan di sejumlah titik.

Baca Juga :  Balek Kalahek Tampurung, Warisan Leluhur yang Perkuat Jati Diri Luhah Rio Mendiho

Pemerintah daerah Kerinci maupun Pemkot Sungai Penuh hingga berita ini di turunkan belum mengeluarkan pernyataan resmi, namun masyarakat terus mendesak agar operasi pemulangan dapat segera di pertimbangkan, terutama bagi mahasiswa yang tempat tinggalnya dekat dengan kawasan risiko tinggi.

Banjir bandang dan longsor di Sumatra Barat beberapa hari terakhir telah menyebabkan sejumlah ruas jalan penghubung terputus, transportasi terganggu, dan aktivitas kampus di beberapa daerah di tunda.

 Kondisi ini membuat banyak mahasiswa perantau, termasuk dari Kerinci dan kota Sungai Penuh, mengalami kesulitan untuk kembali ke daerah asal.

Masyarakat berharap pemerintah segera melakukan langkah tanggap darurat, termasuk pendataan jumlah mahasiswa, koordinasi armada transportasi, serta memastikan jalur evakuasi yang aman.(*)

 

Share :

Baca Juga

News

Ahmadi Zubir: Kita Akan Lakukan Upaya Hukum Pencemaran Nama Baik
Purbaya Yudhi Sadewa

Internasional

Menkeu Purbaya  Pastikan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Akan Diperiksa BPK
SEA Games ke-33,

Internasional

Indonesia Raih 52 Emas, Kokoh di Peringkat Kedua Klasemen SEA Games ke-33 Thailand

Daerah

Kadis PUPR Coffe Bareng Bersama Wako dan Anggota Dewan Kota Sungai Penuh

Daerah

Wako AJB Besuk Personil Brimob Korban Kecelakaan Bus

Advertorial

Ketua Komisi IV Fadli Sudria: DPRD Prov.Jambi Sudah Tambahkan Anggaran Karhutla
Kode Redeem MLBB Terbaru aru

Daerah

Kode Redeem MLBB Terbaru 30 Maret 2026 Segera di Klaim 
Analisis hukum dan politik terhadap arah kebijakan pembangunan Provinsi Jambi di bawah kepemimpinan Al Haris

Daerah

Arah Kebijakan Pembangunan Jambi yang Inklusif dan Berkelanjutan