Jakarta, http://Eksisjambi.com – Kekalahan Persija Jakarta dalam laga panas El Clasico kontra Persib Bandung rupanya meninggalkan kekecewaan mendalam bagi pelatih Macan Kemayoran, Mauricio Souza. Pelatih asal Brasil itu melontarkan komentar pedas dengan menilai pertandingan tersebut memiliki kualitas teknis dan taktis yang rendah.
Souza secara terbuka menyebut duel klasik Indonesia itu minim kreativitas permainan. Ia menilai baik Persija maupun Persib gagal menampilkan skema permainan yang rapi dan terorganisir sepanjang laga.
“Ini bukan pertandingan dengan kualitas tinggi. Tidak ada build-up serangan yang baik dari kedua tim,” ujar Souza dalam konferensi pers usai laga.
Menurutnya, jalannya pertandingan lebih banyak di warnai kesalahan individu ketimbang adu strategi antar pelatih. Gol-gol yang tercipta, kata Souza, bukan hasil dari rancangan taktik matang, melainkan murni akibat blunder pemain.
“Hasil pertandingan di tentukan oleh dua kesalahan individu, bukan karena kualitas permainan atau skema taktik,” tegasnya.
Souza menambahkan, laga El Clasico kali ini bukan soal siapa yang tampil paling dominan atau paling indah dalam menyerang, melainkan siapa yang paling sedikit melakukan kesalahan.
“Intinya, pertandingan ini di menangkan oleh tim yang lebih sedikit membuat kesalahan, bukan oleh tim yang bermain paling bagus,” sambungnya.
Pernyataan tersebut tentu menyita perhatian publik sepak bola nasional. Pasalnya, laga Persija kontra Persib selama ini di kenal sebagai salah satu pertandingan paling prestisius di Liga 1, yang kerap menyuguhkan tensi tinggi dan kualitas permainan menarik.
Komentar Mauricio Souza pun menuai beragam reaksi dari suporter. Sebagian menilai kritik tersebut realistis dan jujur, sementara yang lain menganggap pernyataan itu terlalu keras, mengingat atmosfer El Clasico sering kali membuat pertandingan berlangsung lebih emosional ketimbang taktis.
Terlepas dari pro dan kontra, satu hal jelas: El Clasico kali ini bukan hanya meninggalkan hasil di papan skor, tetapi juga perdebatan panas soal kualitas sepak bola nasional.**







