Home / Daerah / Internasional / Kerinci / Nasional / News

Rabu, 14 Oktober 2026 - 08:13 WIB

Pendakian Gunung Kerinci Kembali Dibuka, Balai Besar TNKS Izinkan Wisata Secara Normal

Oplus_131072

Oplus_131072

KERINCI, Eksisjambi.com – Kabar baik bagi para pendaki dan pelaku wisata alam. Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) resmi membuka kembali wisata pendakian gunung di kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat setelah sebelumnya ditutup sementara sejak 1 September 2026.

Keputusan tersebut tertuang dalam Pengumuman Balai Besar TNKS Nomor PG.08/T.1/BTK/KSA.04.02/B/10/2026 tentang Pembukaan Kembali Wisata Pendakian Gunung di Kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat.

Pembukaan kembali jalur pendakian ini merupakan tindak lanjut Memorandum Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) Nomor M.123/KSDAE/PJL/KSA.04.01/B/10/2026 tanggal 13 Oktober 2026 mengenai pembukaan normal maupun terbatas wisata pendakian di kawasan TNKS.

Dalam pengumuman tersebut dijelaskan, selama masa penutupan, Balai Besar TNKS bersama Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), pemerintah daerah, Forum Volunteer Gunung Kerinci, serta berbagai pihak terkait telah melakukan pemantauan terhadap kondisi cuaca, aktivitas visual Gunung Kerinci, potensi kebakaran hutan, hingga dampak ekonomi terhadap masyarakat sekitar.

Baca Juga :  STIE-SAK Gelar Wisuda Angkatan ke-XXI Tahun 2024, Luluskan 370 Sarjana

Hasil pemantauan menunjukkan tidak ditemukan indikasi kebakaran hutan di jalur pendakian TNKS. Berdasarkan hasil evaluasi tersebut, Balai Besar TNKS memutuskan membuka kembali aktivitas wisata pendakian secara normal sejak surat pengumuman diterbitkan.

Meski demikian, seluruh pendaki diwajibkan tetap mematuhi standar operasional prosedur (SOP) dan seluruh rekomendasi yang berlaku. Pengunjung juga diingatkan untuk tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran hutan dan lahan selama berada di kawasan taman nasional.

Balai Besar TNKS juga menegaskan bahwa pemesanan tiket pendakian Gunung Kerinci, Danau Gunung Tujuh, maupun Gunung Masurai dilakukan secara daring melalui aplikasi Ayo Ke Taman Nasional bagi pengguna Android maupun melalui laman resmi bagi pengguna iOS.

Selain itu, setiap pendaki tetap wajib menjalani proses scan tiket masuk (scan ticket in), pemeriksaan kelengkapan administrasi, mengikuti safety briefing, serta melakukan scan tiket keluar (scan ticket out) di masing-masing pintu masuk pendakian.

Baca Juga :  Organisasi Kemahasiswaan Undhari Sukses Gelar Upgrading SMTBT

Bagi penyedia jasa perjalanan wisata, pemandu wisata (guide/interpreter), dan pelaku usaha wisata di kawasan TNKS juga diwajibkan mengurus izin penyediaan jasa wisata melalui sistem Online Single Submission (OSS).

Informasi lengkap mengenai SOP pendakian, tata cara pemesanan tiket secara online, hingga mekanisme pengajuan izin dapat diakses melalui situs resmi Balai Besar TNKS.

Balai Besar TNKS menegaskan akan terus melakukan koordinasi, pemantauan, dan evaluasi secara berkala dengan memperhatikan perkembangan titik panas (hotspot) di sekitar kawasan wisata pendakian serta aktivitas vulkanis Gunung Kerinci. Apabila kondisi berubah, kebijakan terkait aktivitas pendakian akan disesuaikan demi menjamin keselamatan pengunjung dan kelestarian kawasan konservasi.”

Share :

Baca Juga

Advertorial

Pidato Perdana Bupati Tanjab Timur Di Depan Sidang Paripurna DPRD Tanjab Timur

Daerah

Patroli Gabungan PoldaPastikan Kota Jambi Aman dan Kondusif

Daerah

BUPATI ADIROZAL BUKA PERTEMUAN RANTAI PASAR HASIL AGROFORESTRY TAHUN 2020

Daerah

Ketua DPRD Fajran Ikuti Musrenbang Kec.Koto Baru

Advertorial

Tujuh Seni Memimpin Tanpa Terlihat

Daerah

IWO Sayangkan Tindakan Sekretaris PN Sarolangun Usir Jurnalis saat Liputan Dilokasi Tahanan KaburĀ 

Advertorial

Bupati Tanjab Barat Hadiri Acara Buka Puasa Bersama DPD Golkar

Daerah

Walikota dan Wakil Walikota Sungai Penuh Ahmadi Zubir – Alvia Santoni Resmi Dilantik Dengan Terapkan Prokes Ketat