Home / News

Minggu, 6 Oktober 2024 - 21:52 WIB

Pengamat Citra Darminto: Petahana Lebih Berpeluang Menang di Pilwako Sungaipenuh

Pengamat Citra Darminto: Petahana Lebih Berpeluang Menang di Pilwako Sungaipenuh

 

SUNGAIPENUH- Peluang menang petahana pada pemilihan walikota (Pilwako) kota Sungaipenuh, 27 November mendatang, cukup besar. Menurut Pengamat politik Citra Darminto S.IP,.M.MP, Dosen Ilmu Politik dan Pemerintahan Universitas Jambi mengatakan, Ahmadi Zubir yang merupakan petahana dalam pemilihan kepala daerah memiliki peluang besar untuk memenangkan kompetisi.

 

Beberapa faktor kunci diidentifikasi sebagai pendorong utama, termasuk kinerja yang terbukti, jaringan politik yang kuat dan dukungan dari basis pemilih yang sudah ada.

 

Disisi lain Kandidat petahana diuntungkan dengan sempitnya waktu pelaksanaan pilkada dan pelaksanaan kampanye Pilkada 2024, Masa kampanye Pilkada 2024 lebih singkat, 60 hari, 25 September – 23 November 2024.

Baca Juga :  Kenduri sko Depati IV, Wako Alfin di Anugerahi gelar Depati Sempurno Tiang Bumi Putih

 

“Beberapa faktor yang menyebabkan petahana lebih berpotensi memenangkan pilkada, Petahana memiliki akses untuk memobilisasi sumber daya seperti jejaring pemerintahan, kelompok masyarakat. Petahana juga memiliki relasi dengan elemen-elemen masyarakat yang dibina lewat implementasi kebijakan. Kemudian, petahana lebih mudah untuk mempromosikan diri lewat kebijakan yang menyentuh masyarakat secara signifikan,” beber Citra Darminto.

 

Penuturan dia, Investasi politik petahana selama menjabat, ditambah ingatan publik yang masih hangat dan hanya mengenal petahana sebagai kepala daerah, akan membawa keuntungan bagi petahana ditengah masa kampanye pilkada yang pendek.

 

“Sehingga saya mencoba menyimpulkan, wajar jika saya menilai petahana memiliki peluang lebih besar untuk menang pilkada,” katanya.

Baca Juga :  Pemerintah Tetapkan Prioritas Dana Desa 2026 Rp60,57 Triliun

 

Tentu dengan catatan, petahana yang berprestasi atau tidak memiliki persoalan kinerja yang sangat serius tentunya. Jadi dalam kontestasi electoral alias kepemiluan seorang kandidat agar bisa terpilih maka dia harus memiliki setidaknya tiga modal utama. Pertama, yaitu popularitas, akseptabilitas, dan kredibilitas atau kepercayaan.

Kalau bicara Soal popularitas dan akseptabilitas, incumben atau petahana sudah mengantongi keduanya.Sementara untuk non-petahana, baru mulai merintis. Adapun modal kredibilitas, petahana sudah memiliki modal tersebut. Hanya saja bobotnya sangat tergantung pada persepsi masyarakat atas kinerja selama petahana menjabat.(*)

Share :

Baca Juga

Advertorial

DPRD Kota Sungai Penuh laksanakan Kunker Komisi Ke DPRD Batanghari

Advertorial

Kapolsek Mendahara Gagalkan Benih Lobster Senilai Rp 5 miliar Pelaku Kini Melarikan Diri

Bangko

Bupati Merangin Akan Beri Sangsi Bagi ASN Buang Sampah Sembarangan
Pohon bidara

Daerah

Daun Bidara dalam Islam: Manfaat Spiritual hingga Khasiat Medis Alami

Daerah

Pemkot & Kejari Sungai Penuh Tandatangani Kesepakatan Bersama
Perdagangan Indonesia Meningkat

Daerah

Perdagangan Indonesia dengan Negara D-8 Menguat Jelang KTT 2026, Ekspor Tembus 25,7 Miliar USD

Advertorial

Listrik 2,5 Juta Pelanggan Sudah Berhasil Menyala di Sumatra Selatan Jambi dan Bengkulu
Provinsi Posisi 9 IDI nasional

Advertorial

Jambi Torehkan Sejarah Baru: Naik ke 9 Besar Nasional IDI, Catat Lompatan Tertinggi