MUARO JAMBI, Eksisjambi.com – Polda Jambi bersama Polres Muaro Jambi dan tim gabungan bergerak cepat menangani kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di Desa Sungai Aur, Kecamatan Kumpeh, Kabupaten Muaro Jambi.
Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, luas lahan yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai sekitar 20 hektare. Hingga saat ini, personel gabungan masih terus melakukan upaya pemadaman sekaligus pendinginan guna memastikan tidak ada titik api yang kembali muncul dan memicu kebakaran susulan.
Dalam operasi penanganan Karhutla tersebut, Polda Jambi mengoptimalkan penggunaan berbagai peralatan khusus, di antaranya Nozel SUNBUT (Suntik Gambut), Jet Shoter, serta cairan pemadam X-Fire. Peralatan ini dimanfaatkan terutama untuk mempercepat proses pemadaman di kawasan lahan gambut yang dikenal sulit dipadamkan karena api dapat merambat di bawah permukaan tanah.
Selain mengerahkan personel kepolisian, penanganan Karhutla juga melibatkan berbagai unsur terkait, yakni TNI, Manggala Agni, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Masyarakat Peduli Api (MPA), serta instansi lainnya.
Sinergi lintas instansi tersebut dilakukan untuk memastikan penanganan kebakaran berlangsung secara cepat, terukur, dan terpadu, sehingga api tidak meluas ke wilayah lain yang berpotensi mengancam permukiman, lahan produktif, maupun ekosistem.
Polda Jambi menegaskan komitmennya untuk terus mendukung upaya penanggulangan Karhutla melalui pengerahan personel, penggunaan teknologi dan peralatan yang memadai, serta koordinasi intensif dengan seluruh pihak terkait demi melindungi masyarakat dan menjaga kelestarian lingkungan.*







