Home / Hukum / Internasional / Nasional / News / Peristiwa

Selasa, 7 Oktober 2025 - 15:10 WIB

Prabowo Ungkap Timbunan 40.000 Ton Monasit di Bangka Belitung, Nilai Ekonomi Capai Rp128 Triliun

Presiden Prabowo Subianto

Presiden Prabowo Subianto

Bangka Belitung – Dalam acara penyerahan aset rampasan hasil tambang ilegal di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Presiden Prabowo Subianto mengungkap temuan mengejutkan: adanya timbunan logam tanah jarang jenis monasit yang mencapai puluhan ribu ton.

Menurut Prabowo, berdasarkan laporan dan analisis awal, timbunan monasit tersebut di perkirakan mencapai 40.000 ton dengan nilai ekonomi yang luar biasa besar.

Jika satu ton monasit di hitung berdasarkan harga pasar internasional yang mencapai ratusan ribu dolar AS, total nilai ekonominya bisa mencapai Rp128 triliun, setara dengan ratusan miliar dolar AS.

Temuan itu di ungkapkan Prabowo saat menyerahkan enam smelter ilegal yang telah di sita negara kepada PT Timah Tbk.

Dalam kesempatan itu, ia menegaskan bahwa limbah atau bahan tambang ilegal yang sebelumnya di anggap tidak bernilai ternyata mengandung unsur logam tanah jarang, seperti monasit, yang memiliki nilai strategis bagi industri global.

 “Kita menemukan timbunan besar monasit di lokasi tambang ilegal. Ini menunjukkan betapa besar kekayaan alam Indonesia yang selama ini disia-siakan. Tugas kita adalah mengelolanya dengan benar, bukan membiarkannya di jarah,” tegas Prabowo.

Baca Juga :  Kode Redeem Game Aktif 28 Januari 2026: Blox Fruits, Free Fire, MLBB, HSR hingga Genshin Impact

Meski berpotensi besar, Prabowo mengingatkan bahwa pengelolaan monasit bukan perkara mudah.

Proses ekstraksi logam tanah jarang membutuhkan teknologi tinggi, investasi besar, dan standar lingkungan yang ketat, Tanpa pengawasan yang memadai, pengelolaan bisa berisiko merusak ekosistem lokal.

Selain itu, potensi korupsi, konflik kepemilikan lahan, dan persaingan investasi asing menjadi tantangan serius dalam mewujudkan nilai ekonomi dari sumber daya ini. Pemerintah, kata Prabowo, harus memastikan agar seluruh proses pengelolaan berjalan transparan, akuntabel, dan berpihak pada kepentingan nasional.

Monasit merupakan salah satu jenis logam tanah jarang (rare earth elements) yang sangat di butuhkan dalam industri modern, seperti baterai kendaraan listrik, perangkat elektronik, dan teknologi pertahanan Negara-negara maju seperti Tiongkok dan Amerika Serikat telah menjadikan penguasaan logam tanah jarang sebagai prioritas strategis.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Setujui Penguatan Reformasi Polri, Kompolnas Akan Diperkuat

Jika di kelola secara mandiri, potensi monasit Indonesia bisa menjadi pilar baru penerimaan negara sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global teknologi tinggi.

“Kita tidak boleh lagi hanya mengekspor bahan mentah, Nilai tambah harus terjadi di dalam negeri. Ini saatnya Indonesia berdiri di atas kekayaan alamnya sendiri,” ujar Prabowo.

Namun, Prabowo juga mengingatkan bahwa jika praktik pertambangan ilegal dan penyelundupan SDA terus di biarkan, Indonesia justru bisa kehilangan potensi besar ini ke tangan pihak yang tidak bertanggung jawab.

Pernyataan Presiden ini menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah akan memperketat penegakan hukum di sektor pertambangan, sekaligus mendorong hilirisasi dan industrialisasi sumber daya alam.

Kini, publik menunggu langkah konkret berikutnya: apakah seruan “Selamatkan 40.000 ton monasit” akan menjadi sekadar slogan politik, atau benar-benar di wujudkan dalam kebijakan nyata yang membawa manfaat bagi negara dan rakyat Indonesia.(*)

 

Share :

Baca Juga

Wawako Sungai Penuh Azhar Hamzah ikut panen jagung bersama BUMDes Desa Sungai Ning

Daerah

Panen Jagung Bersama BUMDes, Wawako Azhar Dorong Penguatan Ketahanan Pangan Desa

Nasional

Ketua Forum Non ASN RI Kritik Penundaan Pengangkat  CPNS dan PPPK 

Advertorial

Pj.Bupati Asraf Dampingi Kemenparekraf di Wisata Buluh Perindu

Daerah

Pemkot Sungai Penuh Mantapkan Persiapan Shalat Idul Adha 1447 H di Lapangan Merdeka
PMRI

Daerah

Gerakan Riau Daerah Istimewa Menggema di Jakarta

Bangko

Peduli Stunting, Pasiter Kodim 0420/Sarko Hadiri Acara Launching Pelaksanaan Gerakan Cegah Stunting Serentak

Daerah

Sidang Isbat Awal Ramadhan 1447 H  Jatuh  Pada Kamis Besok

Advertorial

Wako Ahmadi Hadiri Upacara Hari Bhayangkara Ke 77 Tahun 2023