JAKARTA, Eksisjambi.com – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) di tutup menguat pada perdagangan Selasa (20/10/2026). Mata uang Garuda berhasil menguat 54 poin atau 0,30 persen sehingga berada di level Rp17.992 per dolar AS, di bandingkan posisi penutupan sebelumnya di Rp18.046 per dolar AS.
Penguatan ini membawa rupiah kembali bergerak di bawah level psikologis Rp18.000 per dolar AS setelah sempat berada di atas angka tersebut pada perdagangan sebelumnya.
Pergerakan rupiah yang menguat menunjukkan adanya peningkatan sentimen positif di pasar keuangan domestik. Selain di pengaruhi faktor internal, pergerakan nilai tukar juga umumnya di pengaruhi perkembangan ekonomi global, arah kebijakan suku bunga bank sentral, pergerakan dolar AS, hingga arus masuk dan keluar modal asing.
Meski demikian, pelaku pasar masih mencermati berbagai dinamika ekonomi global yang berpotensi memengaruhi volatilitas nilai tukar dalam beberapa waktu ke depan. Karena itu,
Pergerakan rupiah di perkirakan masih akan bergerak fluktuatif mengikuti perkembangan sentimen dari dalam maupun luar negeri.
Dengan penutupan di level Rp17.992 per dolar AS, rupiah mencatatkan kinerja positif pada perdagangan hari ini dan memberikan optimisme bagi pasar keuangan nasional di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Pergerakan Rupiah:
- Penutupan sebelumnya: Rp18.046 per dolar AS
- Penutupan Selasa (20/10/2026): Rp17.992 per dolar AS
- Penguatan: 54 poin (0,30 persen)*







