JAKARTA – Dunia aset digital Tanah Air kembali bergolak, Kabar terbaru menyebutkan bahwa crazy rich asal Kalimantan, Samsudin Andi Arsyad alias Haji Isam, tengah melirik bisnis baru di sektor kripto dan Tidak tanggung-tanggung, pengusaha batu bara yang di kenal flamboyan itu di kabarkan tengah menyiapkan bursa kripto sebagai langkah strategis untuk melengkapi ekosistem aset digital di Indonesia.
Saat ini, Indonesia baru memiliki satu bursa kripto resmi, yakni PT Central Finansial X (CFX), yang berdiri sekitar dua tahun lalu dan menjadi satu-satunya bursa yang di awasi oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti), Jika rumor ini benar, maka bursa kripto milik Haji Isam bisa menjadi pesaing langsung CFX dan membuka babak baru dalam industri kripto nasional.
Tak hanya itu, langkah Haji Isam di sebut-sebut tidak di lakukan sendirian. Ia di kabarkan menggandeng pengusaha dan investor kawakan Hapsoro Sukmonohadi, yang lebih di kenal dengan nama Happy Hapsoro, suami dari politisi senior Puan Maharani dan Keterlibatan dua nama besar ini di yakini bakal memperkuat posisi proyek tersebut baik dari sisi finansial maupun jaringan bisnis.
Sementara itu, sosok yang di gadang-gadang bakal menjadi nahkoda utama perusahaan adalah Pahala Mansury, figur profesional berpengalaman yang pernah menjabat sebagai Direktur Utama Garuda Indonesia dan kini menjabat sebagai pejabat di lingkungan BUMN.
Meski belum ada pernyataan resmi dari pihak-pihak terkait, kabar ini sudah ramai diperbincangkan di komunitas kripto dan pasar keuangan.
Banyak pihak menilai kehadiran pemain besar seperti Haji Isam dapat membawa angin segar bagi industri kripto nasional, yang belakangan ini tengah berupaya memperluas adopsi dan memperkuat kepercayaan publik.
Sejumlah analis menilai bahwa masuknya tokoh-tokoh besar dari sektor tradisional ke dunia aset digital bisa menjadi sinyal kuat bahwa industri kripto di Indonesia memasuki fase kedewasaan.
Namun, mereka juga mengingatkan bahwa bisnis bursa kripto bukan sekadar tren, melainkan memerlukan kepatuhan tinggi terhadap regulasi dan keamanan aset pengguna.
Jika benar terealisasi, bursa kripto yang di gagas Haji Isam dan Happy Hapsoro ini berpotensi menjadi “saingan $COIN versi Indonesia”, merujuk pada Coinbase, bursa kripto publik terbesar di Amerika Serikat.
Masyarakat kini menunggu langkah resmi dan pernyataan publik dari pihak-pihak terkait dan Satu hal yang pasti, dunia kripto Tanah Air tampaknya akan segera kedatangan pemain baru dengan modal besar dan ambisi tinggi. (*)







