EKSISJAMBI.COM — BANGKO — Untuk mempercepat pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang meluas di Kabupaten Merangin, Kapolres Merangin meminta bantuan BPBD Provinsi Jambi untuk melakukan operasi water bombing, mengingat medan yang berbukit-bukit menyulitkan pergerakan petugas darat.
Kebakaran terjadi di dua titik utama: Bukit Telasih, Kecamatan Muara Siau seluas lebih dari 5 hektare, dan Kecamatan Nalo Tantan yang membakar area lebih dari 10 hektare. Kedua lokasi dinilai sulit dijangkau petugas, sehingga memerlukan penanganan khusus melalui udara.
Helikopter Water Bombing Turun Beraksi
Sekitar pukul 09.00 WIB, satu helikopter water bombing mulai beroperasi memadamkan api di wilayah Bukit Telasih, Muara Siau. Sementara itu, tim gabungan TNI, Polri, BPBD, dan masyarakat terus melakukan pemadaman dari jalur darat.
Kolaborasi antara tim darat dan udara membuahkan hasil. Api berhasil dipadamkan dan saat ini tinggal proses pendinginan.
“Alhamdulillah berkat kerja sama antara tim terpadu karhutla Kabupaten Merangin, kita dibantu water bombing untuk memadamkan api di lokasi Bukit Telasih. Saat ini petugas darat masih berupaya melakukan pendinginan.”
— AKBP Kiki Firmansyah, Kapolres Merangin (17/9)
Rencana Lanjut ke Lokasi Nalo Tantan
Kapolres menjelaskan bahwa operasi water bombing saat ini masih berfokus di Bukit Telasih. Jika kondisi cuaca dan jarak pandang memungkinkan, helikopter direncanakan akan bergerak ke lokasi lain, khususnya Hutan Konservasi Desa Nalo, Kecamatan Nalo Tantan — area yang juga terbakar dan sangat sulit dijangkau karena medan yang berat.
“Kita masih mencoba meminta pemadaman water bombing untuk di Hutan Konservasi Desa Nalo. Lokasi yang terbakar memang sulit dijangkau petugas karena medannya lumayan berat. Nanti kalau cuaca bagus, bisa langsung bergerak ke sana.”
Tetap Banyak Titik Api, Serukan Kerja Sama
Kapolres mengakui masih banyak titik kebakaran yang tersebar di Merangin. Pihaknya terus memperkuat personel di lapangan dan bergerak bersama tim terpadu karhutla.
“Kita akui bahwa banyak titik kebakaran di Merangin. Tetapi saya berusaha membantu melalui personil kita di lapangan. Musibah kebakaran di Merangin adalah tanggung jawab bersama. Ayo bergandengan tangan, bahu-membahu bekerja sama mengatasi karhutla di Merangin.” tegasnya.
Hingga kini petugas terus bekerja melakukan pendinginan di lokasi, sementara helikopter tetap bersiaga untuk melanjutkan operasi pemadaman jika kondisi memungkinkan.
Bas R — Sumber: Humas Polres Merangin







