Home / Daerah / Internasional / Nasional / News

Jumat, 2 Januari 2026 - 18:16 WIB

Sumatra Diselimuti Awan Gelap, Bentrokan Angin Utara dan Selatan

Potensi Banjir Sumatera

Potensi Banjir Sumatera

Sumatra, http://Eksisjambi.com –  Sebagian besar wilayah Pulau Sumatra saat ini diselimuti awan gelap tebal yang menandakan meningkatnya potensi hujan dengan intensitas ringan hingga lebat. Kondisi cuaca ini diperkirakan berlangsung dalam beberapa hari ke depan dan berpotensi menimbulkan dampak hidrometeorologi di sejumlah daerah.

Fenomena tersebut dipicu oleh bentrokan massa udara dari dua arah berbeda, yakni angin utara dan angin selatan, yang membentuk wilayah konvergensi kuat di atas Sumatra. Angin utara berasal dari kawasan Laut China Selatan hingga Samudra Hindia bagian utara, sementara angin selatan bertiup dari wilayah Australia menuju Indonesia.

Pertemuan dua aliran angin ini menyebabkan penumpukan uap air dalam jumlah besar, sehingga mendukung pertumbuhan awan hujan secara masif dan meluas di hampir seluruh wilayah Sumatra. Akibatnya, potensi hujan tidak hanya bersifat lokal, tetapi dapat terjadi secara merata dan berkelanjutan.

Baca Juga :  Pusaka Keris Sultan Brunei Pertama Diklaim Ditemukan, Disebut Memiliki Aura Kebesaran Raja-Raja Dunia

Dinamika atmosfer tersebut semakin diperkuat oleh keberadaan Siklon Grant serta Bibit Siklon TL-11 di wilayah selatan. Kedua sistem cuaca ini berpengaruh terhadap pola angin regional dan meningkatkan suplai uap air menuju wilayah barat Indonesia, termasuk Sumatra. Kondisi ini membuat peluang terjadinya hujan lebat berdurasi panjang semakin besar.

Dengan atmosfer yang cenderung labil, hujan intens berpotensi disertai angin kencang, kilat, dan petir. Wilayah dengan topografi perbukitan, daerah aliran sungai, serta kawasan rawan genangan diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir, banjir bandang, dan tanah longsor.

Baca Juga :  Update Cuaca Wilayah Jambi dan Sekitarnya:

Peringatan dini saat ini berlaku untuk seluruh wilayah Sumatra. Masyarakat diimbau untuk terus memantau informasi cuaca terkini, menghindari aktivitas di area rawan bencana, serta segera mengambil langkah antisipasi apabila hujan lebat terjadi secara terus-menerus.

Pemerintah daerah dan pihak terkait juga diharapkan meningkatkan kesiapsiagaan, termasuk memantau kondisi sungai, drainase, serta menyiapkan langkah tanggap darurat guna meminimalkan risiko dan dampak yang ditimbulkan.***

Share :

Baca Juga

Bangko

Bupati Merangin Sampaikan Ranperda RPJMD 2025-2029 Pada Rapat Paripurna

Daerah

7 Keutamaan Melaksanakan Shalat Tarawih Berjamaah
BMKG memprediksi musim kemarau 2026 berlangsung lebih lama

Daerah

Prediksi BMKG: Musim Kemarau 2026 Diperkirakan Lebih Panjang

News

Kepala SDN Yenni Ningsih Jalankan Instruksi Disdik Wajibkan Murid Pakai Masker

Daerah

Wako & Wawako Sungai Penuh Ikuti Arahan Mendagri Dalam Penanganan Covid-19

Daerah

Pertamina Naikkan Harga Pertamax dan Pertamax Green Mulai 10 Juni 2026

Advertorial

Nama Pejabat Eselon III & IV Yang Dilantik Wako Ahmadi

Internasional

Negara Indonesia Dengan Upah Minimum Masuk 3 Terendah di Asean dan 6 Terendah di Dunia