
Merangin, eksisjambi.com — Setelah belasan tahun memperjuangkan terbentuknya sebuah kabupaten, namun belum juga membuahkan hasil, pada Selasa 22/07/2025 panitia pemekaran Tabir Raya, tokoh pemuda dan juga sejumlah mahasiswa asal Tabir Raya akhirnya duduk bersama DPRD perwakilan Tabir Raya atau Daerah Pemilihan (Dapil II) membahas pemekaran Tabir Raya.
Pembahasan yang dilaksanakan dalam sebuah acara Rapat Dengar Pendapat (RDP) di ruang Banggar gedung DPRD kabupaten Merangin yang berlangsung penuh khidmat.
Al Badri yang merupakan tokoh pemuda Tabir Raya dan juga mantan aktifis mahasiswa Merangin ini mengaku bahwa pemekaran Tabir Raya adalah solusi yang sangat tepat dalam mempercepat kemajuan daerah.
“Ditengah berbagai permasalahan yang dihadapi oleh kabupaten merangin dalam pembangunan, dimana kabupaten Merangin ini mempunyai wilayah yang sangat luas, namun untuk membangun merangin selalu terkendala dengan PAD yang kecil, maka solusi yang sangat tepat adalah Mekarnya Tabir Raya menjadi sebuah kabupaten,”ujar Al Badri dengan gaya bicaranya yang khas ini.
Dalam kesempatan yang sama, Zakaria Saleh yang merupakan ketua dari tim pemekaran Tabir Raya mengaku bahwa semua regulasi, dan syarat untuk menjadi sebuah kabupaten sudah terpenuhi.
“Kami sudah menyiapkan segala syarat untuk pemekaran Tabir Raya, bahkan hal ini sudah kami lakukan sudah hampir 15 tahun, bahkan kami sudah menghadap ke kementrian termasuk wakil Presiden Republik Indonesia terkait pemekaran ini. Tidak hanya itu saja, kami juga sudah membuat kajian-kajian akademisi bersama pemerintah daerah dan yang membuatnya adalah IPDN, alhamdulilah semua itu sudah tertuang dalam sebuah buku,”tegas Zakaria Saleh.
Seperti gayung bersambut, semua anggota DPRD Merangin perwakilan Tabir Raya mengaku siap memperjuangkan segala aspirasi masyarakat Tabir Raya terkait pemekaran Tabir Raya.
“Yah, kami yang merupakan keterwakilan dari Tabir Raya tentu akan ikut siap memperjuangkan dan mensuport keinginan dari masyarakat Tabir Raya dalam pergerakan pemekaran Tabir Raya ini,” Pungkas Herman Efendi. *Bas R*







