Eksisjambi.com, Sumatera Barat – Proyek strategis nasional yang telah lama dinantikan masyarakat Sumatera Barat akhirnya menunjukkan progres nyata, Flyover Sitinjau Lauik, yang akan membentang sepanjang 2,78 kilometer, kini resmi memasuki tahap awal pembangunan sejak tahun 2024 lalu.
Jalan Sitinjau Lauik selama ini dikenal sebagai salah satu jalur paling ekstrem di Indonesia. Medan yang terjal dengan tanjakan dan turunan curam menjadikan jalur ini rawan kecelakaan, terutama bagi kendaraan berat seperti truk dan bus, Kemacetan parah pun kerap terjadi, menghambat arus transportasi barang dan penumpang antara Kota Padang dan Solok.
Untuk mengatasi persoalan tersebut, pemerintah pusat melalui Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Sumbar mulai membangun flyover yang mengadopsi konsep kombinasi terowongan dan jembatan, menyesuaikan kontur ekstrem Sitinjau Lauik dan Proyek ini diharapkan mampu secara signifikan mengurangi risiko kecelakaan, meningkatkan kelancaran arus lalu lintas, serta mempercepat waktu tempuh Padang–Solok.
Flyover ini dirancang sebagai solusi jangka panjang atas persoalan klasik yang selama ini membayangi sektor transportasi di kawasan tersebut, Pembangunan dilakukan secara bertahap dan ditargetkan selesai sepenuhnya pada tahun 2027.
Lebih dari sekadar infrastruktur, Flyover Sitinjau Lauik adalah simbol transformasi konektivitas di Sumatera Barat, Jalur yang dulunya menakutkan bagi para pengemudi akan disulap menjadi jalur yang aman, nyaman, dan efisien.
Mari bersama-sama mendukung keberhasilan pembangunan ini demi kemajuan ranah Minang dan peningkatan kualitas transportasi nasional.(*)







