Home / Daerah / Internasional / Nasional / Peristiwa

Rabu, 1 April 2026 - 13:02 WIB

TNI Gugur di Lebanon, Indonesia Kecam Keras Serangan di Sidang DK PBB

Tiga TNI Gugur di Lebanon

Tiga TNI Gugur di Lebanon

Jakarta,http://Eksisjambi.com  – Dunia internasional kembali di guncang oleh meningkatnya eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah, khususnya di wilayah selatan Lebanon. Tiga prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) di laporkan gugur saat menjalankan misi perdamaian di bawah naungan United Nations Interim Force in Lebanon.

Kabar duka ini langsung memicu reaksi keras dari pemerintah Indonesia. Dalam sidang darurat Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa, Wakil Tetap Republik Indonesia untuk PBB, Umar Hadi, menyampaikan kecaman tegas terhadap serangan militer Israel di wilayah selatan Lebanon.

“Ini bukan sekadar konflik biasa. Ini pelanggaran serius terhadap kedaulatan Lebanon dan berpotensi merupakan kejahatan perang,” tegas Umar Hadi dalam forum internasional tersebut.

Tiga prajurit terbaik bangsa yang gugur dalam insiden tersebut adalah:

  1. Praka Farizal Rhomadhon (27)
  2. Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar (33)
  3. Sertu Muhammad Nur Ichwan (25)
Baca Juga :  Kerahkan Alat Perusahaan, Perbaikan Jalan Menjadi Perhatian Serius Pemdes Pangkal Duri

Ketiganya tengah menjalankan mandat sebagai pasukan penjaga perdamaian dunia ketika insiden terjadi.

Pemerintah Indonesia menolak keras anggapan bahwa gugurnya prajurit perdamaian merupakan “risiko perang biasa”. Menurut Indonesia, akar persoalan justru terletak pada pihak yang terus memperpanjang konflik di kawasan tersebut.

Dalam pernyataannya, Indonesia menyoroti sejumlah dampak serius dari serangan berulang, antara lain:

  1. Mengancam keselamatan warga sipil
  2. Menghambat pelaksanaan misi perdamaian PBB
  3. Melanggar Resolusi Dewan Keamanan PBB Nomor 1701
  4. Desakan Investigasi Internasional

Indonesia juga mendesak Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk segera melakukan investigasi menyeluruh, independen, dan transparan atas insiden tersebut.

“Kami meminta investigasi oleh PBB, bukan sekadar alasan sepihak,” ujar Umar Hadi.

Baca Juga :  SPEKTAKULER! Kenduri Sko Kumun Debai Hadirkan Artis Papan Atas Sumatra Barat

Langkah ini di nilai penting untuk memastikan akuntabilitas serta mencegah terulangnya insiden serupa di masa mendatang.

Selain mengecam, Indonesia juga menyatakan solidaritas penuh terhadap rakyat Lebanon yang terdampak konflik. Pemerintah menegaskan komitmennya untuk terus mendukung upaya perdamaian global.

Gugurnya tiga prajurit TNI ini tidak hanya menjadi kehilangan besar bagi Indonesia, tetapi juga bagi komunitas internasional. Para penjaga perdamaian PBB selama ini di kenal sebagai simbol harapan di tengah konflik bersenjata.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bahwa misi perdamaian dunia bukan tanpa risiko, sekaligus menegaskan pentingnya komitmen bersama untuk menghentikan konflik dan menegakkan hukum internasional.**

Share :

Baca Juga

Kemenko Polkam

Internasional

Kemenko Polkam Tinjau PDNS-2 Surabaya untuk Perkuat Ketahanan Layanan Digital Pemerintah

Daerah

Bupati Adirozal Tinjau Kebakaran di Desa Koto Rendah Siulak
Pelantikan Pejabat Bungo

Bungo

Bupati Bungo Lantik Pejabat Eselon II, III, dan IV

Daerah

Satpol PP dan Damkar Sungai Penuh Amankan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Pasar Beringin Jaya
Siklon Bakung

Daerah

Siklon Bakung Kembali Menguat, Masyarakat Dihimbau Jangan Lengah

Daerah

Bupati H. Adirozal Lepas Kafilah Kerinci Menuju MTQ Ke-51 Tingkat Provinsi Jambi.

Advertorial

Ketua DPRD Edi Purwanto Hadiri Puncak Hari LAM Jambi

Bungo

Menang Dramatis Lawan Tebo Tim Futsal Bungo Resmi Melaju Ke Semifinal