Home / Internasional / Nasional / Nasional / News

Senin, 16 Juni 2025 - 19:08 WIB

Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp 7.000 Triliun, BI Klaim Masih Aman

EksisJambi.com-  Bank Indonesia (BI) mengumumkan bahwa posisi Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia hingga April 2025 telah mencapai 431,5 miliar dolar AS atau setara dengan Rp 7.036,51 triliun, berdasarkan kurs Rp 16.307 per dolar AS. Meski angkanya terbilang tinggi, BI menyebutkan bahwa kondisi ULN Indonesia masih terkendali dan berada dalam struktur yang sehat.

Dalam laporan resmi yang dirilis pada Senin (16/6/2025), BI mencatat bahwa ULN Indonesia tumbuh sebesar 8,2 persen secara tahunan (year on year/yoy). Pertumbuhan ini lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya yang mencatat angka 6,4 persen yoy, menandakan peningkatan aktivitas pembiayaan dari luar negeri, terutama oleh sektor pemerintah.

Dari total utang luar negeri tersebut, ULN pemerintah menyumbang 208,8 miliar dolar AS, atau mengalami kenaikan 10,4 persen yoy. Kenaikan ini disebabkan oleh penarikan pinjaman luar negeri untuk mendukung pembiayaan anggaran negara, serta penerbitan Surat Berharga Negara (SBN) ke pasar global.

Baca Juga :  Wagub Sani Sholat Hajat, Tahajud, Taubah dan Hadiri Milad ke-8 Pejuang Subuh

Sebaliknya, ULN swasta tercatat sebesar 194,8 miliar dolar AS, yang mengalami kontraksi sebesar 0,6 persen yoy. Meskipun masih negatif, kontraksi ini menunjukkan tren perbaikan dibandingkan bulan sebelumnya yang mencatat kontraksi lebih dalam sebesar 1,0 persen yoy.

BI menekankan bahwa struktur utang luar negeri Indonesia tetap sehat, ditandai dengan dominasi utang jangka panjang yang mencapai 87 persen dari total ULN. Hal ini dinilai penting karena utang jangka panjang memberikan ruang yang lebih luas bagi stabilitas fiskal dan pengelolaan risiko.

Baca Juga :  Gubernur Al Haris Pimpin Rapat pembahasan jalan tol di Jambi

“Struktur ULN Indonesia tetap sehat dan terkendali, ditunjukkan oleh dominasi ULN jangka panjang yang mencapai 87,0 persen dari total ULN,” tulis BI dalam keterangannya.

Bank Indonesia juga menegaskan bahwa pihaknya akan terus berkoordinasi dengan pemerintah untuk memastikan pengelolaan utang luar negeri dilakukan secara hati-hati dan terukur. Tujuannya adalah untuk mendukung pembiayaan pembangunan nasional, sekaligus menjaga stabilitas ekonomi dan ketahanan sektor eksternal Indonesia.

Meskipun jumlah utang luar negeri terus meningkat, pemerintah dan BI tampak tetap optimis bahwa posisi Indonesia masih berada di jalur yang aman, selama pengelolaannya dilakukan secara bertanggung jawab dan transparan.(*)

 

Share :

Baca Juga

Bupati Tanjung Jabung Timur, Hj Dillah Hikmah Sari

Daerah

Bupati Dillah Terima Courtesy Visit SKK Migas dan PT PetroChina Jabung

Advertorial

Bupati Tanjab Barat Hadiri Pelantikan Pengurus KONI 2024-2028

Advertorial

Sosialisasikan Pembangunan Instalasi Air Minum, Wako Ahmadi berharap Peran serta Dukungan Masyarakat
Gubernur Jambi Alharis

Daerah

Senyum Warga Batang Asai Sambut Jalan Baru, Gubernur Al Haris Resmikan Akses Impian 88 Kilometer
Sidang Isbath

Daerah

Kemenag Gelar Sidang Isbat Penetapan Awal Ramadan 1447 H pada 17 Februari 2026

Advertorial

High Level Meeting Konreg PDRB-ISE 2024 Bahas Evaluasi dan Tindak Lanjut Pelaksanaan Kesepakatan Konreg

Daerah

Wawako Antos Hadiri Tabligh Akbar Isra’ Mi’raj 1443 H di Masjid Baiturrahman

Advertorial

Sekda Tanjab Barat Hadiri Kegiatan SAKIP Award Tahun 2024