Home / Daerah / Kota Sungai Penuh / News

Senin, 9 Agustus 2021 - 20:18 WIB

Wawako Antos Minta Satgas Covid-19 Terus Bekerja Keras, Fokus & Serius

EKSISJAMBI.COM,SUNGAI PENUH – Tim Satgas COVID-19 melaksanakan rapat evaluasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 di Kota Sungai Penuh

Rapat evaluasi yang digelar di Aula Kantor Walikota itu dipimpin Wakil Walikota Alvia Santoni, Senin (9/8)

Beberapa evaluasi yang disampaikan tim satgas Covid-19 diantaranya terkait penanganan Covid-19 ditingkat desa yang dinilai masih harus dioptimalkan, Isolasi Mandiri (isoman) perlu diperketat, Sosialisasi tentang penerapan 5 M dan bahaya Covid-19 masih belum maksimal dan tingkat Vaksinasi Covid-19 masih perlu ditingkatkan.

Baca Juga :  Indonesia Miliki Drone Tempur ANKA dari Turki, TNI Semakin Kuat 

Wawako Antos meminta Tim Satgas untuk bekerja keras dalam mengupayakan menekan penyebaran Covid-19.

Baca Juga :  Wako Ahmadi Serahkan LKPD ke BPK RI Perwakilan Provinsi Jambi

“Tim satgas Covid-19 harus bekerja keras, fokus dan serius menekan angka penyebaran Covid-19 sampai ke tingkat desa. Posko Covid-19 tingkat desa harus dioptimalkan. Tingkatkan sosialisasi 5 M dan sosialisasi bahaya Covid-19 serta gencarkan Vaksinasi,” papar Wawako Antos.(Hms/*)

Share :

Baca Juga

Daerah

Pemekaran Kerinci Hilir Prioritas Utama Paslon Monadi – Murison, ini isi Komitmennya

Daerah

Kode Redeem FF 24 Mei 2026 Terbaru, Klaim Bundle, Skin hingga Voucher Incubator Gratis

Bangko

Peduli Sosial Polres Merangin Laksanakan  Kegiatan Donor Darah

Daerah

Pelajar Saybia Raynova Juara I Kriya Anyam   Tampil diajang Lomba Desa Tingkat Prov. Jambi
Jejak ekonomi Nabi Muhammad dari pedagang muda

Daerah

Jejak Ekonomi Nabi Muhammad: Dari Penggembala hingga Konseptor Negara Madinah
Dugaan Korupsi di Dinas Pendidikan provinsi Jatim

Daerah

Dugaan Korupsi Rp102,975 miliar di Dinas Pendidikan Provinsi Jatim Terus Bergulir, Kejati Jatim Tahan 2 Direktur Perusahaan

Daerah

Seorang Pria Di Tebo Tenggelam Saat Berenang Di Danau

Daerah

DPR RI Dorong Gaji Minimum Guru Rp5 Juta per Bulan