Home / Daerah / Hukum / Internasional / Nasional / News

Kamis, 11 Desember 2025 - 09:28 WIB

Dugaan Korupsi Rp102,975 miliar di Dinas Pendidikan Provinsi Jatim Terus Bergulir, Kejati Jatim Tahan 2 Direktur Perusahaan

Dugaan Korupsi di Dinas Pendidikan provinsi Jatim

Dugaan Korupsi di Dinas Pendidikan provinsi Jatim

Surabaya, http://Eksisjambi.com –  Kejaksaan Tinggi Jawa Timur kembali menetapkan dua tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi pengelolaan belanja hibah/barang/jasa untuk SMK Swasta serta belanja modal sarana-prasarana SMK Negeri di Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Tahun Anggaran 2017.

Kedua tersangka tersebut berinisial HB dan S yang di tahan pada Selasa (9/12/2025). Penetapan dan penahanan keduanya di lakukan setelah penyidik Bidang Tindak Pidana Khusus Kejati Jatim menyelesaikan serangkaian pemeriksaan saksi, penggeledahan, serta penyitaan di beberapa lokasi, berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur Nomor: Print-334/M.5/Fd.2/03/2025 jo. Print-2684/M.5/Fd.2/12/2025, serta Print-932/M.5/Fd.2/06/2025 jo. Print-2685/M.5/Fd.2/12/2025.

Baca Juga :  Gunung Semeru Lima Kali Erupsi Pagi Ini, Kolom Abu Capai 1.100 Meter

Tersangka HB merupakan Direktur PT. Multi Centra Alkesindo, pemenang lelang belanja hibah/barang/jasa untuk SMK Swasta, sedangkan tersangka S adalah Direktur PT. Lintang Utama Nusantara, pemenang lelang belanja modal sarana-prasarana SMK Negeri.

Berdasarkan hasil penyidikan, Kedua tersangka ini memiliki hubungan keluarga atau afiliasi dengan tersangka JT, yang sebelumnya telah di tetapkan sebagai tersangka pada Agustus lalu.

Adapun modus operandi keduanya adalah dengan menyusun dokumen pertanggungjawaban fiktif yang seolah-olah menunjukkan bahwa pekerjaan telah selesai pada tahun 2017, padahal kenyataannya baru di selesaikan pada tahun 2018.

Akibat tindakan tersangka HB, negara mengalami kerugian sebesar Rp78 miliar, sedangkan perbuatan tersangka S menimbulkan kerugian negara sebesar Rp102,975 miliar.

Baca Juga :  Seismograf Gunung Merapi Rekam Gempa M4,0 di Barat Daya Pacitan, Jawa Timur

Untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut, tersangka HB dan S kini telah di tahan di Cabang Rutan Kelas I Surabaya di Kejati Jatim. Penetapan keduanya menambah panjang daftar tersangka dalam kasus ini, sehingga total menjadi lima orang tersangka.

Kejati Jatim menegaskan komitmennya untuk mengusut kasus ini hingga tuntas. Upaya ini merupakan bentuk konkret dalam memberantas praktik korupsi secara tegas dan professional, dengan fokus utama melindungi kepentingan publik dan memulihkan kerugian negara. (*)

Share :

Baca Juga

Presiden Prabowo Subianto

Internasional

Presiden Kunjungi Paviliun Indonesia di Expo 2025 Osaka Jepang 

Advertorial

Paripurna DPRD Tanjab Barat Pandangan Umum Praksi Golkar Mengatakan Tingkat Pengangguran Meningkat

Bangko

Tim Wasev Mabesad Kunjungi Lokasi TMMD ke 122 Kodim 0420 Sarko

Daerah

Bupati Adirozal Minta OPD Siapkan LKPD Kabupaten Kerinci tahun 2021

News

Menembus Batas Kemiskinan Lewat Pendidikan 

Daerah

Tiang Listrik Kayu Nyaris Roboh
Nuzran Joher, putra Rawang Sungai Penuh Jambi, resmi dilantik Presiden Prabowo

Daerah

Putra Jambi Nuzran Joher Resmi Dilantik Jadi Anggota Ombudsman RI 2026–2031

Daerah

Ahmadi Masih Terlalu Tangguh Untuk Ditaklukkan Di Pilwako Sungai Penuh