Home / Daerah / Internasional / Nasional / Nasional / News

Jumat, 11 April 2025 - 18:54 WIB

Internet Indonesia Lemot, Tapi Biayanya Mahal ?..Ini Faktanya !!

Eksisjambi.com- Kecepatan internet di Indonesia kembali menjadi sorotan setelah laporan Speedtest Global Index menempatkan Indonesia sebagai negara dengan internet paling lambat kedua di Asia Tenggara. Meskipun demikian, biaya internet di Indonesia dinilai lebih mahal jika dibandingkan dengan kualitas layanan yang diberikan.

Berdasarkan data dari Speedtest Global Index edisi Desember 2024, kecepatan rata-rata internet seluler di Indonesia tercatat sebesar 28,80 Mbps. Angka ini menempatkan Indonesia di peringkat 86 dari 110 negara. Sementara itu, untuk layanan fixed broadband, Indonesia berada di posisi 121 dari 154 negara dengan kecepatan rata-rata 32,07 Mbps.

Di kawasan Asia Tenggara, internet Indonesia hanya lebih cepat dibandingkan Myanmar, sementara negara tetangga seperti Singapura, Thailand, dan Malaysia memiliki kecepatan jauh lebih tinggi. Singapura, misalnya, mencatat kecepatan rata-rata internet seluler mencapai lebih dari 100 Mbps, lebih dari tiga kali lipat kecepatan internet di Indonesia.

Baca Juga :  Wabup Ami Taher Hadiri Pencanangan Zona Integritas WBK dan WBBM Polres Kerinci

Meski memiliki kecepatan rendah, banyak pihak menilai bahwa biaya internet di Indonesia tergolong mahal jika dibandingkan dengan kualitas yang diberikan. Menurut laporan Cable.co.uk, rata-rata harga paket internet seluler di Indonesia adalah US$0,42 per GB. Secara nominal, angka ini lebih murah dibandingkan beberapa negara di Asia Tenggara seperti Vietnam dan Myanmar. Namun, jika dilihat dari daya beli masyarakat serta kualitas layanan, banyak pengguna mengeluhkan bahwa internet di Indonesia kurang sepadan dengan biaya yang harus dikeluarkan.

Baca Juga :  Bupati M. Syukur Berharap Insan Pers Mengambil Peran Penting Dalam Sosialisasi Penanganan Darurat Sampah

Sejumlah faktor disebut berkontribusi terhadap lambatnya internet di Indonesia, di antaranya infrastruktur yang belum merata, kebijakan frekuensi, hingga persaingan industri telekomunikasi yang masih terbatas. Pengguna internet pun berharap agar pemerintah dan penyedia layanan dapat meningkatkan kualitas jaringan tanpa membebankan biaya yang lebih tinggi kepada masyarakat.

Hingga kini, pemerintah terus berupaya memperluas jaringan dan meningkatkan kualitas layanan internet di berbagai wilayah. Namun, tantangan besar masih menghadang, terutama dalam hal pemerataan akses dan efisiensi layanan. Dengan meningkatnya kebutuhan akan internet cepat dan stabil, masyarakat berharap adanya solusi konkret agar internet di Indonesia tidak hanya terjangkau, tetapi juga berkualitas.(*)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Sekda Sudirman Pertegas Komitmen ASN Cegah Korupsi di Provinsi Jambi

Advertorial

Paripurna DPRD Tanjab Timur Terkait Nota Pengantar Nomor 3 Tahun 2016 Tentang Penertiban dan Pemeliharaan Hewan Ternak

Daerah

KBM Tatap Muka di Kota Sungai Penuh Ditunda

Advertorial

Bupati H.Adirozal Berikan Manasik Haji dan Melepas Keberangkatan 428 JCH Kabupaten Kerinci

Advertorial

Bamus DPRD Kota Sungai Penuh melaksanakan Kunjungan Kerja

Bangko

Ponpes, Guru Ngaji Serta Imam Masjid Jadi Program Unggulan Nalim-Nilwan

Daerah

Seminar Pendidikan Karakter Jenjang SD dan SMP
H. Abdullah Sani

Advertorial

Wagub Sani Hadiri Khotmil Wal Qutub Ke-2 Ponpes Tarbiyatul Ummah Ladang Panjang