BANGKO – Bupati M. Syukur mengajak semua Insan Pers Merangin melalui karya jurnalistiknya untuk mensosialisasikan arti pentingnya dalam menjaga serta menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.
Hal ini di sampaikan secara langsung oleh M. Syukur dalam kegiatan buka Ramadhan 1447 H, bersama dengan sejumlah awak media liputan Merangin pada Rabu 04/03/2026 di pendopo rumah dinas
“Rekan-rekan media adalah Mitra strategis pemerintah, melalui karya jurnalistiknya, Insan Pers membuat semua arah serta program yang di laksanakan oleh pemerintah akan tersampaikan dengan baik dan benar di tengah masyarakat,” Ungkap Bupati M. Syukur di hadapan puluhan insan pers Merangin.
Oleh karena itu Bupati M. Syukur mengharap insan Pers Merangin mengambil peran dalam mensosialisasikan menciptakan lingkungan yang bersih serta lingkungan yang sehat.
“Kita selaku anak Merangin tentu sangat prihatin atas kondisi kota Bangko saat ini, di mana kota Bangko sudah masuk Zona darurat sampah, walaupun pemerintah sudah menyediakan tempat sampah, namun masih ada saja masyarakat yang membuang sampah sembarangan, oleh karena itu saya sangat mengharap agar rekan-rekan media dapat mensosialisasikan terkait penanganan sampah ini,” harap Bupati M. Syukur.
Tidak hanya kepada masyarakat saja, M. Syukur juga menyinggung adanya para ASN yang membuang sampah sembarangan.
“Kedepannya kita berharap tak ada lagi orang yang membuang sampah sembarangan, sekarang MUI Merangin telah mengeluarkan Fatwa Haram membuang sampah tidak pada tempatnya, dengan adanya kolaborasi yang baik antara semua pihak tentang sampah, maka kita yakin Merangin menjadi kota yang nyaman untuk dikunjungi, dengan begitu pertumbuhan ekonomi menjadi lebih baik,” Tegas M. Syukur.
Dalam acara yang turut di hadiri oleh Kadis Kominfo Ahmad Khoirudin beserta jajaran, Plt Kadis DPMPTSP Agus Salim Idris dan Kabag Umum Setda Merangin, Ari Aniko, Bupati M. Syukur juga menjelaskan terkait isu sampah yang sudah menjadi isu nasional.
“Pak Presiden sudah menyatakan perang terhadap sampah. Kami di Merangin sudah menambah armada truk dan TPS. Namun, kendalanya adalah kesadaran. Masih ada oknum PNS yang buang sampah dari mobil dinas. Kita harus punya budaya malu—malu buang sampah sembarangan, malu terlambat kantor,” tegas M. Syukur. *Bas R*







