Eksisjambi.com, Limapuluh Kota- Kebakaran hebat melanda kawasan perbukitan Bukit Kociak, Nagari Andaleh, Kabupaten Limapuluh Kota pada Jumat (06/06/2025). Hingga malam hari, kobaran api semakin membesar dan belum berhasil dikendalikan oleh tim pemadam kebakaran yang dikerahkan ke lokasi.
Asap tebal mulai terlihat oleh warga sekitar sejak sore hari, menandakan adanya titik api yang terus meluas. Hembusan angin kencang dan kondisi vegetasi yang kering memperparah situasi, menyebabkan api dengan cepat merambat ke berbagai penjuru bukit.
“Kami melihat asap dari kejauhan sekitar pukul empat sore. Setelah itu, api menyebar sangat cepat. Kami langsung melapor ke nagari dan meminta bantuan,” ujar Doni (42), warga Nagari Andaleh.
Upaya pemadaman terus dilakukan oleh petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Limapuluh Kota, dibantu TNI, Polri, petugas pemadam kebakaran, dan sejumlah relawan. Namun, kondisi geografis yang sulit dan terbatasnya akses ke lokasi membuat proses tersebut tidak mudah.
“Kondisi bukit yang terjal menyulitkan kami menjangkau titik api. Tapi kami tetap berusaha keras agar api tidak meluas ke permukiman warga,” ujar Kepala BPBD Limapuluh Kota, Ardi Rahman.
Sementara itu, tokoh masyarakat Nagari Andaleh, H. Zulkifli Dt. Majo Basa, mengungkapkan keprihatinannya atas kejadian ini dan meminta pemerintah lebih memperhatikan aspek mitigasi bencana di kawasan perbukitan yang rawan terbakar.
“Kami sangat prihatin. Bukit Kociak adalah bagian penting dari lingkungan dan budaya kami. Ini bukan hanya persoalan kebakaran, tapi juga soal kelestarian alam. Kami berharap ada langkah serius ke depan untuk mencegah kejadian serupa,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi kerja cepat aparat dan relawan, serta mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan, terutama di musim kemarau yang rawan seperti saat ini.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan korban jiwa. Namun sejumlah warga di sekitar kawasan diminta untuk siaga dan mengungsi sementara waktu jika situasi memburuk.
Penyebab kebakaran masih belum diketahui secara pasti. Pihak berwenang menyatakan akan melakukan investigasi lebih lanjut setelah api berhasil dikendalikan sepenuhnya.
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan segera melapor jika melihat potensi kebakaran di wilayah mereka.(*)







