SUNGAI PENUH,Eksisjambi.com – Semangat kebersamaan dan kreativitas mewarnai perhelatan Jambore PKK 2025 Kota Sungai Penuh yang di gelar di Gedung Nasional pada Rabu (5/11/25).
Acara berlangsung semangat dan meriah, diikuti oleh para kader Posyandu dari delapan kecamatan yang menampilkan keterampilan terbaik mereka dalam berbagai lomba menarik dan edukatif.
Salah satu kegiatan yang paling mencuri perhatian adalah Lomba Keterampilan Kader Posyandu, di mana setiap kecamatan mengirimkan dua perwakilan terbaik.
Para peserta unjuk kemampuan dalam penyuluhan cuci tangan pakai sabun, pemberian Balok Skor KMS, serta penimbangan balita dan pemeriksaan kesehatan sederhana.
Suasana lomba berlangsung seru dan penuh antusiasme dan Kader tampil percaya diri di hadapan dewan juri dan penonton yang memenuhi gedung.
Dalam setiap sesi, peserta menunjukkan kemampuan komunikasi yang baik saat mensimulasikan penyuluhan kepada masyarakat, mulai dari cara mencuci tangan dengan benar hingga menjelaskan pentingnya memantau pertumbuhan balita melalui Kartu Menuju Sehat (KMS).
Selain keterampilan teknis, peserta juga di nilai dari ketepatan langkah dalam menimbang balita, mencatat hasil tumbuh kembang, dan memberikan edukasi singkat kepada orang tua.
Kreativitas menjadi nilai tambah bagi peserta yang mampu menyampaikan materi kesehatan dengan cara menarik dan mudah di pahami.
Ketua Pokja IV TP-PKK Kota Sungai Penuh, Febria Kusuma Wardani, menyampaikan apresiasi atas semangat seluruh peserta.
“Kami sangat bangga dengan semangat para kader yang terus belajar dan berinovasi dalam memberikan pelayanan kesehatan di masyarakat. Kegiatan ini bukan sekadar lomba, tapi juga ajang berbagi ilmu dan memperkuat solidaritas antar kader,” ujar Febria.
Ia menambahkan, kegiatan seperti ini akan terus di gelar secara berkelanjutan sebagai bentuk pembinaan dan penguatan kapasitas kader Posyandu di tingkat desa dan kelurahan.
Jambore PKK tahun ini menjadi salah satu agenda penting dalam memperingati HUT ke-17 Kota Sungai Penuh, yang di isi dengan beragam lomba, pelatihan, serta kegiatan pembinaan kader di bidang kesehatan, pendidikan, dan keterampilan keluarga. (*)







