Home / Internasional / Nasional / News / Peristiwa

Kamis, 20 November 2025 - 08:43 WIB

Status Gunung Semeru Naik ke Level IV ‘Awas’, Ratusan Warga Mengungsi

Status Gunung Semeru

Status Gunung Semeru

LUMAJANG,http://Eksisjambi.com  – Aktivitas vulkanik Gunung Semeru kembali meningkat signifikan. Status gunung tertinggi di Pulau Jawa itu resmi naik dari level III atau Siaga menjadi level IV atau Awas, hanya berselang satu jam pada Rabu (19/11).

tepatnya pukul 17.00 WIB. Kenaikan status ini dipantau langsung oleh Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB yang kini tengah bersiaga menghadapi potensi dampak erupsi.

Kepala BNPB Letjen TNI Dr. Suharyanto telah menginstruksikan seluruh jajaran agar segera merespons perkembangan situasi, terutama terkait potensi korban, kerusakan, dan kebutuhan pengungsian warga.

BNPB bersama BPBD Lumajang dan unsur terkait terus melakukan pemantauan serta penanganan darurat di lapangan.

Laporan sementara Pusdalops pada Rabu malam mencatat sedikitnya tiga desa di dua kecamatan yang terdampak erupsi. Ketiganya berada di Kabupaten Lumajang, yakni Desa Supit Urang dan Desa Oro-Oro Ombo di Kecamatan Pronojiwo, serta Desa Penanggal di Kecamatan Candipuro.

Petugas BPBD bersama relawan telah mengevakuasi warga ke beberapa titik pengungsian. Hingga saat ini, tercatat sebanyak 300 warga mengungsi sementara. Sebaran para pengungsi antara lain:

  • Balai Desa Oro-Oro Ombo: sekitar 200 jiwa
  • SD 2 Supiturang: 100 jiwa
  • Balai Desa Penanggal: sejumlah warga yang masih dalam proses pendataan
Baca Juga :  Gempa M6,2 Guncang Pacitan, 1 Orang Meninggal, Belasan Luka-Luka dan Puluhan Rumah Rusak

Pendataan terus di lakukan karena potensi pengungsian di perkirakan masih dapat bertambah.

Gunung Semeru yang berada di wilayah Kabupaten Lumajang dan Kabupaten Malang tercatat mengalami erupsi pada Rabu siang sekitar pukul 14.13 WIB.

Berdasarkan data PVMBG, awan panas guguran meluncur hingga kurang dari 13 kilometer ke arah tenggara dan selatan.

Secara visual, teramati guguran awan panas dengan jarak luncur mencapai 13 kilometer. Selain itu, sempat muncul satu kali awan panas menuju tenggara–selatan Besuk Kobokan.

Dengan kondisi tersebut, pemerintah daerah langsung mengimbau warga untuk tetap waspada, terutama yang berada di bantaran sungai berhulu di puncak Semeru.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengeluarkan sejumlah rekomendasi setelah status naik ke level Awas:

1. Di larang beraktivitas di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan hingga 20 km dari puncak.

Di luar jarak tersebut, warga di minta tidak beraktivitas dalam radius 500 meter dari tepi sungai.

Baca Juga :  Dua Kali Erupsi, Gunung Ibu di Maluku Utara Semburkan Abu Hingga 2.000 Meter

2. Di larang beraktivitas dalam radius 8 km dari kawah/puncak Gunung Semeru karena berbahaya akibat lontaran batu pijar.

3. Mewaspadai potensi awan panas, guguran lava, dan lahar di sepanjang sungai yang berhulu di puncak, termasuk Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat.

PVMBG sebelumnya menaikkan status Semeru dari level II (Waspada) ke level III (Siaga) pada pukul 16.00 WIB. Namun hanya satu jam kemudian, situasi memburuk dan status kembali di naikkan ke level IV (Awas), level tertinggi dalam status gunung api di Indonesia.

Pemerintah Kabupaten Lumajang memastikan status tanggap darurat akan di berlakukan selama tujuh hari, mulai 19 hingga 26 November 2025.

Dengan status tersebut, pos komando penanganan bencana di harapkan segera aktif sepenuhnya guna mempercepat koordinasi dan penanganan darurat.

Hingga berita ini di turunkan, tim gabungan masih melakukan pemantauan intensif, evakuasi lanjutan, serta pendataan kebutuhan warga terdampak.

Pemerintah mengimbau masyarakat untuk mengikuti seluruh instruksi resmi dan menghindari area berbahaya di sekitar Gunung Semeru. (*)

Share :

Baca Juga

Daerah

Kejari Sungai Penuh Tetapkan Tersangka Ke-10 Kasus PJU Kerinci

Daerah

Shio Monyet hingga Naga Panen Peluang, Shio Ular Diminta Lebih Sabar
Presiden Prabowo Subianto

Internasional

Presiden Prabowo Tunda Penerbangan ke Australia Demi Pimpin Rapat Khusus di Halim
Komisi VII DPR RI

Daerah

Evita Nursanty Dorong PIK 2 Hadirkan Free Tour bagi Penumpang Transit Bandara Soetta

Advertorial

Safari Ramadhan di Kuala Jambi Dihadiri Bupati Tanjabtim Dillah Hich dan Wabup Muslimin Tanja

Advertorial

Al Haris: Stadion Swarnabhumi Jadi Pusat Pengembangan Sepak Bola Jambi

Advertorial

Ketua DPD RI: Asta Cita Harus Sentuh Daerah 3T

Advertorial

1.000 Pelajar Jambi Ikuti Senam Anak Indonesia Hebat