Home / Daerah / Internasional / Nasional / News

Selasa, 25 November 2025 - 18:03 WIB

Dua Pelajar Tenggelam di Bendungan Trokon, Diduga Tidak Bisa Berenang

pelajar tenggelam kepahiang

pelajar tenggelam kepahiang

Kepahiang,http://Eksisjambi.com – Dua pelajar berusia 13 tahun di laporkan meninggal dunia akibat tenggelam di Bendungan Trokon, Kabupaten Rejang Lebong, Selasa (25/11/2025) siang.

Kedua korban di ketahui merupakan siswi MTs 61 Kepahiang yang saat itu baru pulang sekolah dan hendak mandi di bendungan bersama teman mereka.

Dua korban yang meninggal dunia adalah:

1. Laura Nur Hidayah Rahmaini, 13 tahun, pelajar, warga Desa Pekalongan, Kabupaten Kepahiang.

2. Devani, 13 tahun, pelajar, warga Desa Durian Depun, Kabupaten Kepahiang.

Keduanya di temukan dalam kondisi tidak bernyawa setelah proses evakuasi dan sempat di bawa ke Rumah Sakit An Nissa.

Sejumlah saksi yang berada di lokasi kejadian memberikan keterangan kepada pihak kepolisian, yaitu:

  • Tiara, 13 tahun, pelajar, warga Desa Bumi Sari, rekan korban yang turut bersama mereka.
  • Wanda Prayoga, 26 tahun, petani, warga Desa Cawang Lama.
  • Krisbantoro bin Susangko, 29 tahun, Kadus II Desa Cawang Lama.
  • Ridho Gunawan, 13 tahun, pelajar asal Desa Batu Ampar, Kecamatan Merigi, Kabupaten Kepahiang.
Baca Juga :  Polda Metro Jaya Gagalkan Peredaran 32 Kg Sabu Jaringan Malaysia di Jakarta dan Bekasi

Berdasarkan keterangan saksi, sekitar pukul 13.20 WIB kedua korban bersama Tiara pergi menuju Bendungan Trokon untuk mandi sepulang sekolah.

Tiara menuturkan, Laura awalnya bermain air di pinggir bendungan sebelum kemudian bergerak ke bagian tengah.

Di duga karena tidak bisa berenang, Laura tiba-tiba tenggelam. Melihat temannya dalam bahaya, Devani mencoba menolong namun justru ikut terseret dan tenggelam.

Tiara sempat mencoba membantu, namun hampir turut tenggelam. Ia berhasil menyelamatkan diri dan segera meminta pertolongan kepada saksi Ridho serta warga yang melintas. Salah satu warga, Wanda Prayoga, langsung membantu proses pencarian korban.

Baca Juga :  Wakili Pj. Bupati Kerinci Staf Ahli Marnus Hadiri Peresmian Kantor RRI -SP

Setelah di temukan, kedua korban dievakuasi menggunakan kendaraan milik Kadus II, Krisbantoro, dan di larikan ke RS An Nissa. Namun setibanya di rumah sakit, petugas medis menyatakan keduanya telah meninggal dunia.

Pemeriksaan awal menyimpulkan kedua korban tenggelam karena tidak memiliki kemampuan berenang. Sementara itu, kedalaman Bendungan Trokon yang mencapai sekitar 3,5 meter membuat lokasi tersebut berbahaya bagi anak-anak.

Keluarga masing-masing korban telah menjemput jenazah untuk dibawa pulang dan di makamkan di desa asal mereka.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat, terutama para orang tua, agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak dan melarang mereka bermain di area berisiko tinggi seperti bendungan atau sungai dalam. (*)

Sumber: Humas Polres Rejang Lebong.

 

Share :

Baca Juga

Indonesia Perbarui Ejaan Nama Negara Asing,

Daerah

Indonesia Perbarui Ejaan Nama Negara Asing, Thailand Jadi Tailan hingga Swiss Jadi Swis

Advertorial

Wabup Tanjab Barat Buka Secara Resmi Bimbingan Manasik Haji

Advertorial

Gubernur Al Haris: Pemprov Jambi dan Kabupaten/Kota Butuh Pembinaan KPK
POLDA JAMBI

Daerah

Empat Kapolres di Jambi Berganti, Polri Lakukan Penyegaran Strategis Jelang Akhir Tahun
Pemkab Kerinci bersama BAZNAS menyalurkan bantuan Rp180 juta

Daerah

Pemkab Kerinci dan BAZNAS Salurkan Bantuan Rp180 Juta untuk Siswa dan Mustahik

Advertorial

Bupati Tanjab Barat Tinjau Operasi Pasar Elpiji 3 Kg di Kecamatan Bram Itam
Rotasi besar di Polres Bungo, 12 pejabat resmi berganti jabatan

Daerah

Rotasi Besar di Polres Bungo, 12 Pejabat Resmi Berganti Jabatan

Daerah

Harga Emas Melemah, Perak Sentuh Level Tinggi Usai Data Inflasi Produsen AS Menguat