BIREUEN,http://Eksisjambi.com – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Aceh, Minggu (7/11). Setelah mendarat di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda, Kabupaten Aceh Besar,
Presiden didampingi Gubernur Aceh, Muzakir Manaf yang akrab disapa Mualem langsung bertolak menuju Kabupaten Bireuen.
Setibanya di Bireuen, Presiden Prabowo meninjau pembangunan Jembatan Bailey Teupin Mane yang berada di ruas vital Bireuen–Takengon.
Jembatan sementara tersebut telah menjadi fokus percepatan penanganan darurat karena memegang peranan penting sebagai penghubung akses logistik dan mobilitas masyarakat antardaerah.
“Jembatan Bailey ini di targetkan dapat digunakan dalam dua hingga tiga hari ke depan,” ujar Presiden Prabowo saat meninjau langsung progres pembangunan di lokasi.
Jembatan dengan bentang sungai sekitar 150 meter itu berfungsi sebagai urat nadi sementara untuk memulihkan kembali jalur transportasi darat yang sebelumnya terputus akibat banjir besar serta derasnya arus sungai yang merusak konstruksi sebelumnya.
Presiden menegaskan bahwa pemerintah bergerak cepat dengan mengerahkan seluruh kemampuan untuk menjamin akses transportasi masyarakat segera kembali normal.
“Pemulihan akses ini sangat penting agar kegiatan ekonomi, distribusi logistik, dan aktivitas warga dapat kembali berjalan tanpa hambatan,” tegas Kepala Negara.
Kehadiran Presiden Prabowo bersama Gubernur Aceh menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah pusat dan daerah berkomitmen penuh menangani dampak bencana dan memastikan keselamatan serta kenyamanan masyarakat.
Pembangunan jembatan darurat ini diharapkan menjadi langkah awal menuju pemulihan infrastruktur secara menyeluruh di wilayah terdampak.(*)







