Home / Internasional / Nasional / News

Sabtu, 17 Januari 2026 - 10:10 WIB

Separuh Pasokan Emas Dunia Terkonsentrasi di BRICS

Emas Dunia

Emas Dunia

Jakarta,  http://Eksisjambi.com– Peta kekuatan ekonomi global tengah mengalami pergeseran signifikan. Negara-negara yang tergabung dalam kelompok BRICS (Brasil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan) kini menguasai porsi yang sangat besar dari pasokan emas dunia.

Konsolidasi kepemilikan logam mulia ini berlangsung cepat dan senyap, namun dampaknya mulai terasa luas di berbagai sektor ekonomi global.

Peralihan kepemilikan emas tersebut bukan sekadar perubahan statistik pasar komoditas. Ia mencerminkan pergeseran kuasa ekonomi dari pusat-pusat keuangan tradisional menuju negara-negara berkembang yang kini memiliki pengaruh strategis semakin besar. Emas, sebagai aset fisik bernilai tinggi dan bebas risiko gagal bayar, kembali memainkan peran sentral dalam tatanan ekonomi internasional.

Dampak paling awal dari konsentrasi emas di negara-negara BRICS terlihat pada sektor mata uang. Peningkatan cadangan emas memberikan bantalan kuat terhadap volatilitas nilai tukar, terutama di tengah ketidakpastian global, inflasi tinggi, dan kebijakan moneter ketat di negara-negara maju.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Umumkan Indonesia Swasembada Pangan: Gubernur Al Haris Hadiri Tasyakuran Secara Virtual

Selain mata uang, pasar komoditas juga mulai menunjukkan reaksi. Harga emas, energi, dan bahan mentah strategis semakin di pengaruhi oleh kebijakan serta arah ekonomi negara-negara BRICS, yang kini tidak hanya berperan sebagai konsumen, tetapi juga sebagai pemilik cadangan strategis.

Meski kerap di kaitkan dengan dinamika geopolitik, fenomena ini lebih tepat di pahami sebagai strategi neraca global. Dengan meningkatkan kepemilikan emas, negara-negara BRICS memperkuat posisi keuangan mereka, mengurangi ketergantungan pada mata uang tertentu, serta memperluas ruang manuver dalam sistem keuangan internasional.

Konsentrasi emas tersebut juga membuka peluang bagi lahirnya mekanisme perdagangan baru, termasuk penggunaan mata uang lokal atau instrumen keuangan alternatif yang di dukung aset riil.

Baca Juga :  Gubernur Alharis Harap Satgas Karhutla Antisipasi Dini Kebakaran Hutan

Dalam realitas global saat ini, emas tidak lagi sekadar simbol kekayaan atau instrumen lindung nilai. Ia telah berevolusi menjadi senjata strategis dalam perebutan pengaruh ekonomi dunia. Dari stabilitas kurs hingga arah harga komoditas, kepemilikan emas kini menjadi faktor penentu dalam menjaga dan memperluas kekuatan ekonomi nasional.

Dengan porsi besar emas dunia berada di tangan BRICS, dunia kini memasuki babak baru: tatanan ekonomi global yang lebih multipolar, di mana kekuatan tidak lagi terpusat pada satu poros, melainkan tersebar di antara negara-negara dengan cadangan aset strategis yang kuat.**

Share :

Baca Juga

Advertorial

Wabup Tanjab Barat Pimpin Upacara Peringatan HUT Ke 66 Provinsi Jambi
PLT. Gubernur Riau

Internasional

Hari Pertama Jabat Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto Tancap Gas Pimpin Rapat Tertutup Bahas Evaluasi APBD 2025

Advertorial

KPU Tebo Umumkan DCT Caleg DPRD Tebo Pemilu 2024, Berikut Nama-Namanya

Advertorial

Bupati Anwar Sadat Dorong Penambahan Kuota Jaringan Gas untuk Rumah Tangga di Kuala Tungkal
Makna hidup tidak hanya tentang waktu, tetapi tentang kebersamaan, rasa syukur, dan keikhlasan

Artikel

Makna Hidup dan Kebersamaan: Nilai Sederhana yang Sering Terlupakan

Daerah

Sekda Alpian Hadiri Pelantikan Pengurus HMI Cabang kerinci
Hilangnya kunang-kunang menjadi tanda menurunnya kualitas lingkungan

Hukum

Hilangnya Kunang-Kunang Jadi Alarm Ekosistem

Daerah

Bupati H. Adirozal Hadiri Pelantik Pengurus PKK dan Pengukuhan Bunda Paud