BATAM, http://Eksisjambi.com – Batam Tourism Polytechnic di nilai layak menjadi rujukan nasional dalam pengembangan pendidikan vokasi pariwisata di Indonesia. Penilaian tersebut di sampaikan Ketua Komisi VII DPR RI, Saleh Partaonan Daulay, yang menilai kualitas pendidikan hingga tata kelola kampus di politeknik tersebut sudah sangat baik dan relevan dengan kebutuhan industri.
Menurut Saleh, sistem pembelajaran yang di terapkan tidak hanya berorientasi pada teori, tetapi juga menitikberatkan pada praktik dan pengalaman langsung di dunia kerja. Bahkan, mahasiswa memiliki peluang magang hingga ke luar negeri sebagai bagian dari peningkatan kompetensi dan daya saing global.
“Yang menarik, alumni politeknik ini rata-rata sangat diminati dan hampir semuanya sudah bekerja. Ini menunjukkan bahwa kualitas lulusannya memang baik dan sesuai dengan kebutuhan industri,” ujar Saleh.
Ia menambahkan, tingginya tingkat serapan lulusan di dunia kerja menjadi indikator kuat bahwa kurikulum dan sistem pendidikan yang di terapkan telah selaras dengan kebutuhan sektor pariwisata yang terus berkembang.
Komisi VII DPR RI, lanjutnya, juga mendorong penguatan kolaborasi antara Batam Tourism Polytechnic dengan politeknik pariwisata milik pemerintah di berbagai daerah. Kolaborasi tersebut dapat di wujudkan melalui pertukaran dosen, pengembangan kurikulum bersama, hingga kerja sama program magang.
Langkah ini di nilai penting untuk pemerataan kualitas pendidikan vokasi pariwisata secara nasional, sehingga tidak hanya terpusat di daerah tertentu, tetapi mampu mencetak sumber daya manusia unggul di seluruh Indonesia.
Dengan dukungan kolaborasi dan peningkatan kualitas berkelanjutan, Batam Tourism Polytechnic di harapkan dapat menjadi model pengembangan pendidikan vokasi pariwisata yang adaptif, kompetitif, dan siap menjawab tantangan industri pariwisata masa depan.*”







