JAKARTA, http://Eksisjambi.com – Komisi IV DPR RI menegaskan pentingnya inovasi dan kreativitas dalam pengelolaan hutan guna menjaga kelestarian lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Hal tersebut menjadi perhatian serius mengingat luas kawasan hutan di Pulau Jawa relatif terbatas, sementara wilayah ini di huni oleh mayoritas penduduk Indonesia.
Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Alex Indra Lukman, menekankan bahwa fungsi utama hutan sebagai penyangga kehidupan harus tetap di jaga. Namun demikian, ia menilai sudah saatnya pengelolaan hutan tidak hanya berfokus pada aspek perlindungan, tetapi juga mampu memberikan manfaat ekonomi secara berkelanjutan bagi masyarakat sekitar.
“Bahwa tugas utamanya melindungi, melestarikan, menjaga, itu tetap harus di laksanakan. Tinggal kemudian, tahapan berikutnya adalah kita menuntut inovasi dari terjaganya hutan itu bisa memberikan peningkatan kesejahteraan kepada masyarakat,” tegas Alex Indra Lukman.
Menurutnya, tekanan terhadap kawasan hutan di Pulau Jawa sangat tinggi akibat kepadatan penduduk dan kebutuhan ekonomi. Oleh karena itu, di perlukan terobosan dan model pengelolaan yang kreatif, seperti pengembangan perhutanan sosial, ekowisata, hingga pemanfaatan hasil hutan non-kayu yang ramah lingkungan.
Dalam rangka memperkuat kebijakan tersebut, Komisi IV DPR RI melakukan Kunjungan Kerja ke sejumlah daerah untuk menyerap aspirasi dari pemerintah daerah, pengelola hutan, serta para pemangku kepentingan terkait.
Masukan-masukan tersebut di harapkan dapat menjadi dasar dalam merumuskan kebijakan yang lebih komprehensif dan berpihak pada kelestarian hutan serta kesejahteraan masyarakat.
Komisi IV DPR RI menegaskan komitmennya untuk terus mendorong sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menciptakan pengelolaan hutan yang berkelanjutan. Dengan pendekatan inovatif dan berkeadilan, hutan di Pulau Jawa di harapkan tetap lestari dan mampu menjadi sumber kehidupan bagi generasi sekarang maupun mendatang.**







