Home / Daerah / Internasional / Kota Sungai Penuh / Nasional / News / Religi

Senin, 23 Februari 2026 - 10:54 WIB

Kisah Burung Ababil Melindungi Ka’bah dari Pasukan Bergajah

Burung Ababil

Burung Ababil

Religi, http://Eksisjambi.com  – Kisah burung ababil yang melindungi Ka’bah merupakan salah satu peristiwa besar dalam sejarah Islam yang di abadikan dalam Al-Qur’an, tepatnya dalam Surah Al-Fil. Peristiwa ini terjadi pada Tahun Gajah, sekitar tahun 570 M, yang juga di kenal sebagai tahun kelahiran Nabi Muhammad SAW.

Pada masa itu, Ka’bah di Kota Makkah telah menjadi pusat ibadah dan ziarah masyarakat Arab. Seorang penguasa Yaman bernama Abrahah membangun gereja megah di Sana’a dengan tujuan mengalihkan perhatian bangsa Arab dari Ka’bah. Namun, upayanya tidak membuahkan hasil.

Karena merasa tersaingi dan marah, Abrahah memimpin pasukan besar untuk menghancurkan Ka’bah. Pasukan tersebut di kenal dengan sebutan Pasukan Bergajah karena di lengkapi gajah-gajah perang, sesuatu yang sangat jarang dan menakutkan bagi masyarakat Arab saat itu.

Baca Juga :  Jadwal Lengkap Pertandingan Gubernur Cup Jambi 2026 Resmi Dirilis

Ketika pasukan Abrahah tiba di dekat Makkah, penduduk setempat tidak mampu melawan kekuatan militer yang besar tersebut. Mereka memilih mengungsi dan berserah diri kepada Allah SWT.

Namun, sebelum pasukan itu berhasil menghancurkan Ka’bah, Allah SWT mengirimkan burung-burung ababil sebagaimana di sebutkan dalam Surah Al-Fil. Burung-burung tersebut datang berkelompok sambil membawa batu-batu kecil dari tanah yang terbakar (sijjil), lalu menjatuhkannya kepada pasukan Abrahah.

Serangan tersebut membuat pasukan bergajah hancur lebur. Banyak di antara mereka tewas, sementara sisanya melarikan diri dalam keadaan terluka parah. Abrahah sendiri di kisahkan meninggal dunia dalam perjalanan kembali ke Yaman akibat luka yang di deritanya.

Peristiwa ini menjadi bukti kekuasaan Allah dalam melindungi rumah suci-Nya, Ka’bah, yang berada di kompleks Masjidil Haram. Selain itu, kisah ini juga menjadi pengingat bahwa sebesar apa pun kekuatan manusia, tetap tidak akan mampu melawan kehendak Tuhan.

Baca Juga :  Nabi Khidir, Guru Rahasia di Balik Takdir Allah

Tahun Gajah kemudian menjadi tonggak penting dalam sejarah Arab dan Islam. Tidak lama setelah peristiwa tersebut, lahirlah Nabi Muhammad SAW yang kelak membawa risalah Islam ke seluruh penjuru dunia.

Hingga kini, kisah burung ababil masih sering di ceritakan dalam kajian keislaman dan menjadi bagian dari pelajaran sejarah Islam bagi umat Muslim di seluruh dunia. Peristiwa ini menegaskan bahwa Ka’bah bukan hanya bangunan fisik, melainkan simbol tauhid dan pusat persatuan umat Islam.

Kisah ini juga menjadi inspirasi bahwa pertolongan Allah bisa datang dari arah yang tidak di sangka-sangka, bahkan melalui makhluk kecil seperti burung ababil.**

Share :

Baca Juga

Bangko

Masyarakat Langling Terima Dana Kompensasi Dari PT KDA
Pemkot Sungai Penuh raih penghargaan nasional dari BKKBN

Kota Sungai Penuh

Kota Sungai Penuh Raih Penghargaan Nasional Penurunan Stunting 2026
Kejagung menetapkan 7 tersangka kasus dugaan korupsi tata kelola minyak Pertamina

Daerah

Kejagung Tetapkan 7 Tersangka Kasus Korupsi Tata Kelola Minyak Pertamina 2008–2015

Bangko

Letkol Inf Yakhya Wisnu Arianto Resmi Disambut Sebagai Dandim 0420/Sarko
Pelemahan rupiah dan penurunan cadangan devisa Indonesia dinilai dipicu tekanan global

Daerah

Pelemahan Rupiah dan Penurunan Cadangan Devisa Dipicu Tekanan Global, Bukan Fundamental Domestik

Daerah

Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Kerinci Meriahkan HBI Ke-73

Daerah

Pemkot Sungai Penuh Raih Penghargaan Pelaksanaan 8 Aksi Stunting 

Advertorial

Gubernur Al Haris Kunjungi Candi Tuosumai di Tebo