KERINCI, http://Eksisjambi.com – Ratusan warga dari dua desa, yakni Desa Koto Tuo Ujung Pasir dan Desa Ujung Pasir, Kecamatan Tanah Cogok, Kabupaten Kerinci, kembali melaksanakan tradisi Ratib Saman atau Ratib Tegak usai menunaikan sholat tarawih di Masjid Raya Koto Tuo Ujung Pasir.
Kegiatan yang di gelar setiap malam 15 Ramadan tersebut menjadi salah satu tradisi keagamaan yang masih terus di jaga oleh masyarakat setempat. Ratib Saman di laksanakan secara bersama-sama oleh para jamaah dengan berdiri tegak sambil melantunkan zikir dan puji-pujian kepada Allah SWT.
Suasana masjid tampak penuh oleh jamaah yang terdiri dari berbagai kalangan usia, mulai dari pemuda hingga orang tua. Dengan penuh kekhusyukan, mereka mengikuti rangkaian ratib yang di pimpin oleh tokoh agama setempat.
Salah seorang tokoh masyarakat mengatakan bahwa tradisi Ratib Saman telah di wariskan secara turun-temurun oleh para ulama terdahulu dan menjadi bagian penting dari kehidupan religius masyarakat di wilayah tersebut.
“Tradisi ini bukan sekadar kegiatan zikir bersama, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antarwarga sekaligus memperkuat nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat,” ujarnya.
Ratib Saman sendiri di kenal sebagai tradisi zikir berjamaah yang di lakukan dengan posisi berdiri atau tegak, sehingga oleh masyarakat setempat juga disebut sebagai Ratib Tegak. Biasanya kegiatan ini di laksanakan setelah sholat tarawih selama bulan Ramadan dan di pimpin oleh imam atau guru agama.
Selain menjadi kegiatan ibadah, pelaksanaan Ratib Saman juga menjadi momentum berkumpulnya masyarakat dari berbagai dusun di dua desa tersebut, sehingga suasana kebersamaan dan kekeluargaan semakin terasa.
Masyarakat berharap tradisi yang sarat nilai spiritual ini dapat terus di lestarikan oleh generasi muda agar tidak hilang di telan perkembangan zaman.**







