Yogyakarta,http://Eksisjambi.com – Aktivitas vulkanik Gunung Merapi kembali menunjukkan peningkatan. Pada Kamis malam (30/4/2026) sekitar pukul 21.05 WIB, teramati guguran lava pijar yang mengarah ke sektor barat daya dari puncak gunung.
Berdasarkan laporan pemantauan, guguran lava tersebut meluncur dengan jarak luncur yang masih berada dalam radius aman yang telah di tetapkan oleh otoritas terkait. Fenomena ini merupakan bagian dari aktivitas erupsi efusif yang hingga kini masih berlangsung.
Hingga saat ini, status Gunung Merapi tetap berada pada Level III atau Siaga. Pada level ini, masyarakat di imbau untuk tidak melakukan aktivitas di daerah potensi bahaya, terutama di sektor selatan-barat daya yang meliputi alur sungai yang berhulu di puncak Merapi.
Petugas juga mengingatkan adanya potensi bahaya lain seperti awan panas guguran, lontaran material vulkanik, serta lahar hujan yang dapat terjadi sewaktu-waktu, terutama saat curah hujan tinggi.
Masyarakat yang bermukim di sekitar lereng Gunung Merapi di minta untuk tetap waspada dan mengikuti arahan resmi dari pemerintah daerah maupun petugas pemantau gunung api. Selain itu, aktivitas penambangan di alur sungai yang berhulu dari Merapi juga di imbau untuk dihentikan sementara guna menghindari risiko bencana.
Pihak berwenang terus melakukan pemantauan intensif terhadap perkembangan aktivitas gunung dan akan memberikan pembaruan informasi secara berkala kepada masyarakat.**







