Home / Daerah / Internasional / Nasional / News

Sabtu, 28 Maret 2026 - 10:21 WIB

Wisata “Bayar Seikhlasnya” di Kebumen, Pantai Kembar Terpadu Jadi Pelopor Pengelolaan Mandiri

Pantai Kembar Terpadu di Kebumen terapkan konsep wisata bayar seikhlasnya

Pantai Kembar Terpadu di Kebumen terapkan konsep wisata bayar seikhlasnya

Kebumen,http://Eksisjambi.com  –  Inovasi pengelolaan destinasi wisata berbasis masyarakat terus berkembang di sejumlah daerah, salah satunya di Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah. Di wilayah ini, muncul konsep wisata unik berupa sistem “bayar seikhlasnya” atau tanpa tarif resmi tiket masuk (HTM), yang sepenuhnya di kelola oleh masyarakat setempat.

Salah satu destinasi yang di kenal sebagai pelopor konsep tersebut adalah Pantai Kembar Terpadu. Pantai ini menjadi contoh bagaimana pengelolaan wisata dapat berjalan dengan baik meski tanpa tarif masuk yang di tentukan.

Terletak di Desa Tambakprogaten, Kecamatan Klirong, pantai ini menawarkan panorama khas pesisir selatan dengan hamparan pasir hitam yang lembut. Tidak hanya menjadi tempat rekreasi, kawasan ini juga memiliki fungsi penting sebagai area konservasi penyu, yang turut di jaga oleh masyarakat dan pengelola setempat.

Baca Juga :  Polri Ungkap Dugaan Korupsi Rp7,3 Miliar Proyek Pertanian di Kaur, 12 Tersangka Ditetapkan

Konsep “bayar seikhlasnya” di terapkan melalui penyediaan kotak donasi di pintu masuk. Pengunjung bebas memberikan kontribusi sesuai kemampuan dan keikhlasan mereka. Dana yang terkumpul kemudian di gunakan untuk mendukung operasional, kebersihan kawasan, serta kegiatan konservasi lingkungan.

Pengelolaan sistem ini berada di bawah kelompok sadar wisata (Pokdarwis) setempat yang secara aktif menjaga fasilitas dan kenyamanan pengunjung. Meskipun tanpa tarif resmi, fasilitas dasar seperti area parkir, warung makan, hingga tempat istirahat tetap tersedia dengan harga yang relatif terjangkau.

Ketua pengelola setempat menyebutkan bahwa pendekatan ini bertujuan untuk menarik lebih banyak wisatawan sekaligus membangun kesadaran bahwa pariwisata dapat berkembang melalui partisipasi bersama.

Baca Juga :  Lima Kepala Desa Kecewa Berat, Walk Out Dari Musrenbang Kecamatan Mendahara

“Konsep ini bukan sekadar soal gratis atau murah, tetapi bagaimana membangun rasa memiliki. Pengunjung ikut berkontribusi menjaga keberlanjutan wisata,” ujarnya.

Model wisata berbasis donasi ini di nilai mampu menjadi alternatif pengelolaan destinasi, khususnya di daerah yang mengandalkan swadaya masyarakat. Selain memberikan akses wisata yang lebih inklusif, sistem ini juga mendorong transparansi dan tanggung jawab bersama antara pengelola dan pengunjung.

Dengan pendekatan tersebut, Pantai Kembar Terpadu di harapkan terus berkembang sebagai destinasi ramah wisatawan sekaligus contoh praktik pengelolaan wisata berkelanjutan di Indonesia.**

Share :

Baca Juga

Kode Redeem FF

Daerah

Kode Redeem Free Fire Terbaru 29 Januari 2026, Klaim Hadiah Eksklusif hingga Bundle Gojo dan Sukuna

Daerah

Bupati Kerinci Adirozal Pimpin Upacara Peringatan HUT RI Ke-77

Daerah

Pemkot Sungai Penuh Gelar Reshuffle Perdana, 48 Pejabat Resmi Dilantik

Advertorial

Wisuda dan Pengesahan Warga Baru, Bupati Anwar Sadat Apresiasi Perguruan Silat PSHT

Advertorial

Gubernur Al Haris Temui Menteri PU, Dorong Pembangunan Infrastruktur di Jambi

Bangko

Pastikan Keamanan Penumpang, Sat Lantas Polres Merangin Ramp Check Diterminal Pulau Tujuh

Daerah

Diskominfosta Kota Sungai Penuh Rutin Jalankan Program 3S, Dukung Percepatan Penanganan Stunting

Daerah

MenPAN-RB: Pensiunan ASN PPPK Akan Diberikan Penghargaan