Yogyakarta, http://Eksisjambi.com – Aktivitas guguran lava pijar kembali terjadi di Gunung Merapi pada Kamis malam, 7 Mei 2026, sekitar pukul 19.45 WIB. Fenomena tersebut terlihat dari lereng gunung dan menjadi perhatian warga di kawasan sekitar Merapi.
Hingga saat ini, status aktivitas vulkanik Gunung Merapi masih berada pada level III atau Siaga. Masyarakat di minta tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya erupsi, terutama di wilayah rawan bencana.
Guguran lava pijar merupakan bagian dari aktivitas erupsi efusif yang masih berlangsung di Gunung Merapi. Material pijar terlihat meluncur dari puncak menuju lereng gunung dengan intensitas yang terpantau dari sejumlah pos pengamatan.
Petugas pemantau gunung api terus melakukan pengawasan terhadap perkembangan aktivitas Merapi selama 24 jam penuh. Warga yang tinggal di sekitar aliran sungai berhulu di Gunung Merapi juga di imbau waspada terhadap potensi awan panas guguran maupun lahar hujan apabila terjadi curah hujan tinggi di kawasan puncak.
Selain itu, masyarakat dan wisatawan di minta tidak melakukan aktivitas di zona bahaya yang telah direkomendasikan oleh pihak berwenang demi menghindari risiko yang tidak diinginkan.
Pemerintah daerah bersama instansi terkait terus berkoordinasi dalam memantau situasi terkini Gunung Merapi dan memastikan kesiapsiagaan menghadapi kemungkinan peningkatan aktivitas vulkanik.**







