Home / Daerah / Internasional / Nasional / News

Senin, 11 Mei 2026 - 08:45 WIB

KKP Buka Lowongan Besar-Besaran Awak Kapal Perikanan, Lulusan SD Bisa Daftar

Jakarta,http://Eksisjambi.com – Kementerian Kelautan dan Perikanan resmi membuka lowongan kerja besar-besaran untuk posisi awak kapal perikanan dalam rangka pelaksanaan Program Modernisasi Kapal Perikanan. Menariknya, rekrutmen ini terbuka luas bagi masyarakat dengan syarat pendidikan minimal Sekolah Dasar (SD) atau sederajat.

Program penerimaan tersebut mulai dibuka sejak 4 Mei hingga 4 Juni 2026. Kesempatan ini menjadi angin segar bagi masyarakat yang sedang mencari pekerjaan, khususnya di sektor kelautan dan perikanan nasional.

Dalam rekrutmen kali ini, KKP membutuhkan sekitar 20.094 tenaga kerja yang nantinya akan ditempatkan di 1.582 unit kapal perikanan modern dengan kapasitas mulai dari 30 Gross Ton (GT), 200 GT, hingga 500 GT. Kapal-kapal tersebut akan dilengkapi berbagai jenis alat tangkap modern untuk mendukung peningkatan produksi perikanan nasional.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan, I Nyoman Radiarta mengatakan bahwa posisi yang dibutuhkan sangat beragam.

“Posisi yang tersedia mencakup berbagai tingkatan, mulai dari nakhoda, ahli penangkap ikan, mualim, kepala kamar mesin, juru mesin, hingga anak buah kapal. Untuk posisi perwira dibuka bagi seluruh warga negara Indonesia, sedangkan posisi anak buah kapal lebih diprioritaskan bagi warga setempat di lingkungan Kampung Nelayan Merah Putih yang tengah dibangun pemerintah,” ujarnya.

Baca Juga :  DPRD Hearing Bersama SATGAS Covid-19 Kota Sungai Penuh

Pelatihan Gratis Sebelum Penempatan

Pelamar yang dinyatakan lolos hingga tahap akhir nantinya tidak langsung ditempatkan bekerja. Mereka terlebih dahulu akan mengikuti pendidikan dan pelatihan secara gratis yang disiapkan pemerintah.

Materi pelatihan meliputi keahlian pelayaran, teknik permesinan kapal, penanganan hasil tangkapan ikan, perawatan mesin, teknik penangkapan ikan modern, hingga pelatihan keselamatan kerja di atas kapal.

Tak hanya itu, peserta juga akan mendapatkan pembinaan bela negara atau komponen cadangan guna membentuk karakter disiplin dan nasionalisme.

Syarat Pendaftaran Tetap Ketat

Meski membuka peluang bagi lulusan SD, KKP tetap menerapkan sejumlah persyaratan ketat bagi para pelamar. Calon peserta wajib berstatus Warga Negara Indonesia (WNI), sehat jasmani dan rohani, tidak buta warna, berkelakuan baik, bebas narkoba, serta bersedia ditempatkan di seluruh wilayah perairan Indonesia.

Baca Juga :  Hadiri Rakernas di Jakarta, DPC PJS Waykanan Adakan Rapat Pengurus dan Anggota

Selain itu, peserta juga diwajibkan bersedia bekerja paling singkat selama satu tahun.

Direktur Jenderal Perikanan Tangkap, Lotharia Latif menegaskan bahwa seluruh proses seleksi dilakukan secara gratis tanpa pungutan biaya apa pun.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar berhati-hati terhadap segala bentuk penipuan yang mengatasnamakan pihak kementerian dan menjanjikan kelulusan dengan imbalan uang.

Jadwal Seleksi dan Penempatan

Tahapan seleksi akan dimulai dengan seleksi administrasi yang hasilnya diumumkan pada 12 Juni 2026. Selanjutnya peserta akan mengikuti uji kemampuan, pemeriksaan kesehatan, dan wawancara pada awal Juli 2026.

Pengumuman hasil akhir dijadwalkan pada 27 Juli 2026. Peserta yang dinyatakan lolos akan menjalani pendidikan dan pelatihan hingga akhir Oktober sebelum mulai ditempatkan bekerja pada November 2026.

Pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman resmi KKP eLaut AKP.

Program ini dinilai menjadi langkah strategis pemerintah dalam membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat sekaligus memperkuat sektor perikanan nasional melalui pengoperasian kapal-kapal perikanan modern oleh tenaga kerja yang terampil dan profesional.**

Share :

Baca Juga

Daerah

Ribuan Warga Hadiri Tabligh Akbar Pemkab Tebo Bersama Ustadz Subki Al-Bughury

Advertorial

Kota Sungai Penuh Raih Anugerah Kota Layak Anak

Advertorial

Buk Ida Siap Lakukan Gebrakan di LPSE Kota Sungai Penuh
Sekda Alpian

Daerah

Sekda Alpian Hadiri RUPS-LB Bank Jambi di Mahligai 9

Daerah

80 Personil Disiagakan untuk Antisipasi Bencana di Kota Sungai Penuh

Daerah

STIE-SAK Sukses Laksanakan Wisuda Yang Ke- XIX
BMKG melaporkan tsunami setinggi 0,13 hingga 0,75 meter terdeteksi di wilayah Maluku Utara dan Sulawesi Utara usai gempa magnitudo 7,6.

Daerah

BMKG: Tsunami Terdeteksi di Sejumlah Wilayah Maluku Utara dan Sulawesi Utara Usai Gempa M 7,6

Daerah

Kerusakan Jalan Provinsi di Kota Sungai Penuh,ini Kata Kadis PUPR Martin Kahpiasa