Home / Daerah / Internasional / Nasional / News / Peristiwa

Kamis, 2 April 2026 - 10:48 WIB

BMKG: Tsunami Terdeteksi di Sejumlah Wilayah Maluku Utara dan Sulawesi Utara Usai Gempa M 7,6

BMKG melaporkan tsunami setinggi 0,13 hingga 0,75 meter terdeteksi di wilayah Maluku Utara dan Sulawesi Utara usai gempa magnitudo 7,6.

BMKG melaporkan tsunami setinggi 0,13 hingga 0,75 meter terdeteksi di wilayah Maluku Utara dan Sulawesi Utara usai gempa magnitudo 7,6.

JAKARTA,http://Ekaisjambi.com  – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan pemutakhiran data terkait kejadian tsunami akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,6 yang terjadi pada Rabu pagi (2/4/2026). Sejumlah titik pengamatan mencatat adanya kenaikan muka air laut dengan ketinggian bervariasi.

Berdasarkan data resmi BMKG, gelombang tsunami terdeteksi di beberapa wilayah di Maluku Utara dan Sulawesi Utara dengan rincian sebagai berikut:

  • Halmahera Barat pada pukul 06.08 WIB dengan ketinggian 0,3 meter
  • Bitung pada pukul 06.15 WIB dengan ketinggian 0,2 meter
  • Sidangoli pada pukul 06.16 WIB dengan ketinggian 0,35 meter
  • Minahasa Utara pada pukul 06.18 WIB dengan ketinggian 0,75 meter
  • Belang pada pukul 06.36 WIB dengan ketinggian 0,68 meter
  • Gita pada pukul 06.12 WIB dengan ketinggian 0,24 meter
  • Kedi pada pukul 06.15 WIB dengan ketinggian 0,15 meter
  • Sitaro pada pukul 06.15 WIB dengan ketinggian 0,19 meter
  • Bumbulan pada pukul 06.50 WIB dengan ketinggian 0,13 meter
Baca Juga :  Banjir Besar Kepung Kota Padang, Kampus, Rumah Sakit hingga Jalan Nasional Terendam

BMKG menjelaskan bahwa gelombang tsunami yang terukur umumnya berada di bawah satu meter, namun tetap berpotensi menimbulkan bahaya di wilayah pesisir, terutama bagi masyarakat yang berada di area rendah dan dekat garis pantai.

Hingga saat ini, BMKG terus melakukan pemantauan intensif terhadap aktivitas gempa dan perubahan muka air laut melalui jaringan alat pengamatan yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia timur.

Masyarakat di imbau untuk tetap tenang namun waspada, serta mengikuti arahan dari pemerintah daerah dan aparat setempat. Warga yang berada di wilayah pesisir di minta menjauhi pantai sementara waktu hingga ada pernyataan resmi lebih lanjut terkait status peringatan tsunami.

Baca Juga :  Duta Kebersihan’ Jambi Ngamuk ke Pembuang Sampah Sembarangan, Video Jadi Sorotan Publik

BMKG juga menegaskan bahwa informasi resmi hanya di sampaikan melalui kanal komunikasi resmi lembaga, dan masyarakat di minta untuk tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi.

Imbauan Keselamatan:

  1. Segera menjauh dari pantai jika merasakan gempa kuat
  2. Ikuti jalur evakuasi menuju tempat yang lebih tinggi
  3. Pantau informasi resmi dari BMKG dan pemerintah daerah
  4. Hindari menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya

Perkembangan situasi akan terus di perbarui seiring dengan hasil pemantauan terbaru dari BMKG.**

Share :

Baca Juga

Advertorial

Ketua Komisi Tiga DPRD Tanjung Jabung Barat Hadiri Musrenbang RKPD 2026 di Kecamatan Kuala Betara

Advertorial

Bupati Pj.Asraf Hadiri Gerakan Serentak Transisi PAUD Ke SD Yang Menyenangkan

Advertorial

H. Romi – Saniatul Siap Berlayar PSI Berikan Dukungan di Pilgub Jambi

Daerah

Wako Ahmadi Hadiri Rakor Pemberantasan Korupsi Terintegrasi

Daerah

LKPJ Bupati Tanjab Barat 2025 Resmi Diserahkan, DPRD Segera Lakukan Evaluasi

Daerah

Cuaca Ekstrem Masih Melanda Sumatera, BMKG Ingatkan Potensi Hujan Lebat dan Petir 
PP Muhammadiyah

Daerah

Pimpinan Pusat Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadan 1447 Hijriyah 
tata cara tarawih 8+3

Daerah

Tata Cara Shalat Tarawih 11 Rakaat Lengkap dengan Niat