Home / Daerah / Nasional / News

Senin, 11 Mei 2026 - 20:07 WIB

Sinergi LKPP dan KPK Kawal Pengadaan Bersih hingga Level Desa

Oplus_131072

Oplus_131072

Jakarta,http://Eksisjambi.com  – Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah bersama Komisi Pemberantasan Korupsi memperkuat sinergi dalam mengawal pengadaan barang/jasa (PBJ) pemerintah agar lebih bersih, transparan, dan akuntabel hingga tingkat desa.

Komitmen tersebut di bahas dalam pertemuan strategis antara Kepala LKPP, Sarah Sadiqa dengan Ketua KPK, Setyo Budiyanto pada Senin (11/05/2026).

Pertemuan itu menyoroti pentingnya penguatan integritas sistem pengadaan pemerintah, sekaligus menutup berbagai celah intervensi yang berpotensi menimbulkan penyimpangan dalam tata kelola anggaran, khususnya penggunaan dana desa.

Dalam kesempatan tersebut, Sarah Sadiqa memaparkan transformasi besar yang di lakukan LKPP melalui Katalog Elektronik Versi 6. Sistem terbaru itu kini menggunakan Master Produk sebagai single source of truth yang terintegrasi langsung dengan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah Republik Indonesia (SIPD RI).

Baca Juga :  Gubernur Al Haris Segera Reformasi dan Revitalisasi pada SMA TT

Menurut Sarah, integrasi tersebut memungkinkan prinsipal menentukan harga dan rantai pasok secara lebih transparan. Langkah ini di nilai penting untuk menghilangkan ketidakkonsistenan data sekaligus menekan disparitas harga yang selama ini menjadi tantangan dalam pengadaan pemerintah.

“Transformasi ini di harapkan mampu menciptakan sistem pengadaan yang lebih transparan, efisien, dan mudah di awasi,” ujarnya.

Menanggapi hal itu, Ketua KPK Komjen Pol Setyo Budiyanto menyatakan dukungan penuh terhadap penguatan sistem pengadaan nasional. Ia menekankan pentingnya membangun sistem yang tangguh agar tidak mudah di kondisikan oleh pihak tertentu.

Baca Juga :  Pj. Bupati Asraf Hadiri Pengukuhan Pimpinan Daerah Muhammadiyah

Menurutnya, perbaikan regulasi secara berjenjang perlu terus di lakukan guna memastikan anggaran negara, termasuk Dana Desa, benar-benar tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Kita ingin memastikan setiap proses pengadaan berjalan dengan prinsip akuntabilitas dan bebas dari praktik penyimpangan,” tegasnya.

Sebagai penutup, Sarah Sadiqa berharap sinergi antara LKPP dan KPK dapat menjadi instrumen penting dalam mewujudkan tata kelola PBJ desa yang bersih, efektif, dan akuntabel.

Dengan pengawasan yang semakin kuat dan sistem yang lebih terintegrasi, di harapkan setiap rupiah dalam APBDesa dapat di pertanggungjawabkan secara optimal demi mendukung kesejahteraan masyarakat dan pembangunan desa yang berkelanjutan.**

Share :

Baca Juga

Daerah

Pengusulan PIP Sekolah Sebelum 31 Agustus

Daerah

Wako Alfin Sandang Gelar Adat Depati Susun Negroi Tanoh Sunge Pnoh di Kenduri Sko 6 Luhah

Bangko

Dandim 0420/Sarko Akan Wujudkan Babinsa Yang Hebat

Daerah

Lembaga PPKPD Gelar Bimtek Anggota BPD Se-kota Sungai Penuh

Daerah

IAIN Kerinci Gelar Pesantren Kilat & MOA Bersama Rutan Sungai Penuh

Advertorial

Gubernur Al Haris Launching Kartu Jambi Sehat Program Dumisake
UMP DKI Jakarta 2026

Daerah

KSPI Menolak Kenaikan Upah Minimum DKI Jakarta
Tahun Baru 2026

Daerah

Perayaan Tahun Baru 2026 Di Sungai Penuh Dikategori Belum Padat