Home / Daerah / Internasional / Nasional / News

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 07:08 WIB

IHSG Ditutup di Level 5.057,05, Melemah 0,80 Persen; Sentimen Pasar Masih Tertekan

Oplus_131072

Oplus_131072

Jakarta, Eksisjambi.com –  Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan pada Jumat, 30 Oktober 2026, di level 5.057,05, turun 41,01 poin atau 0,80 persen dibandingkan penutupan sebelumnya di posisi 5.098,06. Pelemahan tersebut menunjukkan tekanan jual yang masih membayangi pasar saham domestik menjelang pergantian bulan.

Berdasarkan data perdagangan, IHSG dibuka pada level 5.066,94 dan sempat bergerak di kisaran 5.116,01 sebagai level tertinggi harian. Namun, tekanan di sepanjang sesi perdagangan membuat indeks menyentuh level terendah 4.979,34 sebelum akhirnya ditutup di zona merah.

Secara historis, posisi IHSG saat ini juga masih jauh di bawah level tertinggi dalam 52 minggu terakhir yang mencapai 9.174,47, meski masih berada di atas level terendah 52 minggu sebesar 4.907,37.

Baca Juga :  UMKM Dinilai Jalan di Tempat, DPR RI Minta BI Perkuat Dukungan ke Sektor Riil

Pelemahan pasar saham Indonesia terjadi di tengah pergerakan bursa regional yang cenderung beragam. Indeks KOSPI Korea Selatan turun 3,48 persen, sementara Nikkei 225 Jepang melemah 2,12 persen. Di sisi lain, Hang Seng Hong Kong mampu menguat 1,46 persen, sedangkan Indeks LQ45 terkoreksi tipis 0,02 persen.

Sejumlah analis menilai tekanan terhadap IHSG masih dipengaruhi oleh meningkatnya aksi jual investor, termasuk investor asing, serta sikap pasar yang lebih berhati-hati terhadap perkembangan ekonomi global dan sentimen eksternal.

Dalam sepekan terakhir, IHSG tercatat mengalami koreksi yang cukup dalam. Sejumlah laporan pasar menyebutkan indeks terkoreksi lebih dari 7 persen sepanjang pekan, disertai penurunan nilai transaksi harian di Bursa Efek Indonesia (BEI). Kondisi tersebut mencerminkan masih tingginya kehati-hatian pelaku pasar dalam mengambil keputusan investasi.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Tiba di Tanah Air, Bawa Pulang Kesepakatan Strategis dari Rusia dan Prancis

Pelaku pasar kini akan mencermati berbagai sentimen baru, baik dari dalam negeri maupun global, yang berpotensi memengaruhi arah pergerakan IHSG pada perdagangan pekan depan. Perkembangan kebijakan ekonomi, pergerakan bursa internasional, hingga arus dana investor asing diperkirakan masih menjadi faktor utama yang menentukan arah pasar.

Data Perdagangan IHSG

  • Penutupan: 5.057,05
  • Perubahan: -41,01 poin (-0,80%)
  • Penutupan sebelumnya: 5.098,06
  • Pembukaan: 5.066,94
  • Tertinggi: 5.116,01
  • Terendah: 4.979,34
  • Tertinggi 52 minggu: 9.174,47
  • Terendah 52 minggu: 4.907,37

 

Share :

Baca Juga

Daerah

Update Kode Redeem MLBB Terbaru 27 Mei 2026, Klaim Sekarang
Jambore PKK Tingkat Kota Sungai Penuh

Kota Sungai Penuh

Wawako dan Sekda Temukan Barang Antik di Stand Pameran Jambore PKK Kota Sungai Penuh

Hukum

Kopassus Ahli Perang Hutan Saat Operasi Senyap Yang Tewaskan 18 OPM

Daerah

Shio Ular Hari Ini Diprediksi Bawa Energi Hoki

Daerah

Pemerintah Luncurkan Polling Pemilihan Logo HUT Ke-81 Kemerdekaan RI
khasiat al alaq

Daerah

Khasiat Ayat Pertama Yang  Diturunkan  di Gua Hira, Surah Al-Alaq 1–5
Harga BTC

Daerah

Bitcoin Stagnan di Level Psikologis US$ 90.000, Resistance Kuat

Daerah

Komisi II DPRD Gelar Hearing, Bahas Penataan Pedagang Pasar Tanjung Bajure