JAKARTA ,http://Eksisjambi.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan informasi Peringatan Dini Curah Hujan Tinggi untuk wilayah Indonesia pada Dasarian I Februari 2026. Informasi ini di sampaikan kepada masyarakat sebagai langkah antisipasi terhadap potensi dampak cuaca ekstrem selama musim hujan.
Dalam keterangannya, BMKG menyebutkan bahwa pada periode Dasarian I Februari 2026 tidak terdapat wilayah di Indonesia yang di prediksi mengalami curah hujan tinggi dengan kategori Awas. Meski demikian, sejumlah daerah di perkirakan akan berada pada kategori Siaga, sehingga tetap memerlukan kewaspadaan dari masyarakat dan pemerintah daerah setempat.
Wilayah yang masuk dalam peringatan dini curah hujan tinggi kategori Siaga meliputi beberapa daerah di Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Nusa Tenggara Timur (NTT), serta Sulawesi Selatan. Pada wilayah-wilayah tersebut, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi terjadi dan dapat memicu bencana hidrometeorologi.
BMKG juga mengungkapkan bahwa sekitar 81 persen wilayah Indonesia saat ini telah memasuki musim hujan. Kondisi ini meningkatkan potensi terjadinya berbagai dampak seperti banjir, tanah longsor, genangan air, serta gangguan aktivitas masyarakat.
Sehubungan dengan hal tersebut, BMKG mengimbau masyarakat, khususnya yang berada di wilayah rawan, agar selalu menjaga kesehatan, meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir dan longsor, serta secara rutin membersihkan saluran air di lingkungan masing-masing.
Masyarakat juga di sarankan untuk menghindari aktivitas di luar ruangan saat hujan lebat di sertai petir demi keselamatan.
BMKG akan terus memantau perkembangan kondisi cuaca dan mengajak masyarakat untuk selalu mengikuti informasi resmi cuaca dan iklim melalui kanal InfoBMKG agar dapat melakukan langkah antisipasi secara tepat dan dini.**
Sumber: InfoBMKG







