Borongan City, http://Eksisjambi.com – Air laut tiba-tiba naik dan menerjang kawasan pesisir Baybay Boulevard, Borongan City, Provinsi Eastern Samar, Filipina, pada Senin (10/11), akibat gelombang besar yang di picu oleh Topan Uwan (Fung-Wong).
Fenomena ini menyebabkan sebagian wilayah pesisir mengalami banjir rob mendadak dan meresahkan warga.
Menurut laporan Pemerintah Kota Borongan dan otoritas cuaca Filipina PAGASA, kenaikan air laut tersebut merupakan efek langsung dari storm surge atau gelombang badai yang terjadi ketika angin kencang dari topan mendorong air laut ke daratan.
“Air tiba-tiba naik sekitar pukul 08.30 pagi waktu setempat. Kami melihat ombak besar menghantam area boulevard dan sebagian sudah masuk ke beberapa rumah warga di pesisir,” ujar salah satu petugas tanggap bencana setempat.
Sejumlah barangay pesisir di Borongan City seperti Barangay Sabang North, Sabang South, Maypangdan, dan Bugas di laporkan turut mengalami dampak serupa. Beberapa rumah warga tergenang, dan aparat setempat kini tengah membantu evakuasi ke lokasi yang lebih aman.
PAGASA melaporkan bahwa wilayah Eastern Samar saat ini berada di bawah Tropical Cyclone Wind Signal (TCWS) No. 2, yang berarti angin kencang dan hujan sedang hingga lebat masih berpotensi terjadi.
Selain itu, peringatan gelombang badai (storm surge warning) juga telah di keluarkan, dengan estimasi ketinggian gelombang mencapai 1 hingga 2,5 meter di sepanjang pesisir timur.
Kondisi cuaca di Borongan saat ini masih di laporkan hujan sedang dengan angin kencang.
Otoritas lokal mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, menjauh dari area pantai, dan mengikuti instruksi dari Di saster Risk Reduction and Management Office (DRRMO) setempat.
Sementara itu, Topan Uwan (Fung-Wong) di ketahui terus bergerak ke arah barat laut Filipina dengan kecepatan angin maksimum mencapai 130 km/jam dan hembusan hingga 160 km/jam.
PAGASA memperkirakan topan ini akan terus membawa hujan lebat di wilayah Visayas Timur dan Luzon bagian timur dalam 24 jam ke depan. (*)







