Home / Artikel / Internasional / Nasional / News

Minggu, 18 Januari 2026 - 06:20 WIB

Chu Linfeng Gagal Menyerap Star Power Selama Dua Tahun

bela diri spiritual

bela diri spiritual

LIUYUN CITY, http://Eksisjambi.com – Sosok yang dulu di elu-elukan sebagai jenius muda Klan Chu kini justru menjadi bahan cibiran. Chu Linfeng, mantan talenta terbaik dari salah satu Lima Keluarga Besar Liuyun City, hingga kini belum mampu menyerap Star Power meski telah dua tahun menembus Ranah Xuanwu.

Peristiwa itu kembali terlihat pada senja hari di Pegunungan Liuyun. Saat panas perlahan menghilang dan cahaya matahari terbenam menembus awan, Chu Linfeng tampak duduk bersila di puncak gunung. Dengan mata terpejam dan kedua tangan di dada, ia berusaha menyerap energi dari langit berbintang.

“Dua tahun… dan aku masih tak bisa menyerap Star Power. Apakah ini memang takdir seorang sampah?” gumamnya dengan suara getir, menggema di puncak gunung.

Upaya keras itu kembali berakhir dengan frustrasi. Chu Linfeng meluapkan emosinya dengan menghantam pohon besar di dekatnya hingga kulit kayu terkelupas. Tinju kanannya berdarah, namun rasa sakit fisik itu seolah tak sebanding dengan luka batin yang ia rasakan.

Chu Linfeng di kenal sebagai jenius Klan Chu yang berhasil menembus Ranah Xuanwu pada usia 14 tahun, pencapaian langka di antara generasi muda Liuyun City. Pada tahap tersebut, seorang kultivator seharusnya mampu menyerap Star Power untuk memperkuat tubuh dan kekuatan spiritualnya.

Baca Juga :  SDN 054/XI Muara Air Kumun Debai,Laura Ayu Sapitri Wakili  Provinsi Jambi ke Olimpiade PAI Nasional

Saat itu, Chu Linfeng tengah berlatih Teknik Ungu Nether Star teknik tingkat Kuning milik keluarga dan berhasil menyerap sedikit Star Power. Tiba-tiba, seberkas cahaya bintang yang menyilaukan melesat dari langit dan menembus tubuhnya. Rasa sakit hebat menyerang pikirannya hingga ia pingsan.

Ketika terbangun keesokan harinya, tubuhnya nyaris lumpuh dan sejak saat itu ia tak pernah lagi mampu mempertahankan Star Power yang masuk ke dalam tubuhnya.

Kondisi tersebut membuat Chu Linfeng terpuruk. Rekan-rekan sebayanya yang dulu berada di bawahnya kini telah melampaui pencapaiannya. Di Arena Latihan Bela Diri Klan Chu, kehadirannya tak lagi di sambut hormat, melainkan bisik-bisik dan ejekan.

“Dia masih saja berani datang ke sini,” ujar salah satu pemuda dengan nada meremehkan.

“Katanya sebentar lagi akan bertunangan dengan nona ketiga Keluarga Lin. Cocok, sama-sama tak berguna,” sahut yang lain.

Baca Juga :  Gempa Russia Terkuat Dalam 14 Tahun Terakhir

Ejekan itu memicu kemarahan Chu Linfeng. Ia memperingatkan salah satu pemuda secara langsung, menunjukkan bahwa meski terpuruk, kekuatan Ranah Xuanwu Tingkat Pertama masih cukup untuk mengancam.

Chu Linhai, sepupunya yang kini telah mencapai Ranah Xuanwu Tingkat Kedua, secara terbuka mengejek dan mempermalukannya. Ia bahkan menyinggung perubahan pertunangan Chu Linfeng dari Nona Kedua Keluarga Lin yang berbakat menjadi Nona Ketiga yang di kenal buruk rupa.

Pertunangan itu menjadi pukulan telak bagi harga diri Chu Linfeng. Hubungan aliansi antara Klan Chu dan Klan Lin telah berlangsung turun-temurun. Namun merosotnya kekuatan Chu Linfeng membuat kesepakatan itu berubah sepihak.

“Aku lebih baik mati daripada menikahi wanita itu,” ujarnya dengan getir, menatap langit malam.

Meski di hina dan di rendahkan, Chu Linfeng tetap menolak menyerah. Ia yakin dirinya bukan sampah. Misteri Star Power yang menghilang masih menjadi teka-teki besar, dan ia percaya suatu hari kebenaran akan terungkap.

Di balik ejekan dan keterpurukan, satu hal masih ia pegang teguh: martabat dan tekad untuk bangkit.**

Share :

Baca Juga

Daerah

Cara Mengabadikan Gerhana Bulan Total Memakai Kamera DSLR & Smartphone
FUSAKO FEST 2026

Daerah

FUSAKO FEST 2026: Langkah Nyata HIMSAK dalam Memajukan SDM 
Pemerintah akan menggelar sidang isbat 19 Maret 2026 untuk menetapkan Idulfitri 1447

Daerah

Pemerintah Gelar Sidang Isbat 19 Maret 2026, Tentukan Awal Syawal 1447 H

Daerah

Dinas PUPR Kerinci Gelar Pelatihan Bagi 300 Tukang

Daerah

Efisiensi Anggaran: Seperti “Menelan Pil Pahit”

Daerah

Panwascam Danau Kerinci Rekrutmen Panwaslu Kelurahan/Desa pemilu 2024

Kerinci

Ini Tuntutan Aksi Demo Mahasiswa STIA-NUSA

Daerah

Aktivis Minta Bupati Adirozal Copot Kadis Pariwisata Kerinci