KERINCI, Eksisjambi.com – Rencana hibah lahan yang dialokasikan untuk pembangunan Batalyon TNI di wilayah Desa Penawar mendapat perhatian dari masyarakat Desa Kemantan Hilir. Kekhawatiran terkait kejelasan status lahan serta dampak sosial dan ekonomi yang mungkin muncul mendorong DPRD Kabupaten Kerinci memfasilitasi pertemuan melalui agenda Rapat Dengar Pendapat (RDP), Senin (26/10/2026).
RDP tersebut digelar sebagai wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi, sekaligus memperoleh penjelasan mengenai rencana lokasi hibah lahan pembangunan Batalyon TNI. Pertemuan ini diharapkan dapat menjadi ruang dialog terbuka antara masyarakat, pemerintah, dan pihak terkait agar persoalan yang berkembang dapat diselesaikan secara bersama.
Dalam pertemuan tersebut, masyarakat Kemantan Hilir menyampaikan sejumlah perhatian terutama menyangkut kejelasan batas wilayah, status kepemilikan dan pemanfaatan lahan, serta kemungkinan dampak yang akan dirasakan masyarakat sekitar apabila pembangunan tersebut direalisasikan.
DPRD Kabupaten Kerinci menegaskan pentingnya proses komunikasi dan koordinasi antar pihak agar setiap kebijakan yang diambil tetap memperhatikan aspirasi masyarakat serta menghindari munculnya kesalahpahaman di tengah masyarakat.
Sebagai tindak lanjut hasil RDP, DPRD Kabupaten Kerinci meminta pihak Eksekutif untuk memfasilitasi pertemuan antara masyarakat Desa Penawar dan masyarakat Kemantan Hilir. Pertemuan bersama tersebut dinilai penting guna mendapatkan kejelasan terkait lokasi rencana hibah lahan pembangunan Batalyon TNI serta mencari solusi terbaik bagi seluruh pihak.
Melalui langkah tersebut, DPRD berharap persoalan yang muncul dapat diselesaikan secara musyawarah dengan mengedepankan transparansi, komunikasi, dan kepentingan masyarakat.
Rencana pembangunan fasilitas pertahanan di wilayah Kabupaten Kerinci diharapkan tidak hanya memperkuat sektor pertahanan, tetapi juga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar apabila seluruh proses berjalan sesuai aturan dan mendapat dukungan dari berbagai pihak.(Khai*)







