Home / Daerah / Internasional / Nasional / News

Minggu, 12 April 2026 - 13:51 WIB

Fenomena “Space Jellyfish” Hiasi Langit Indonesia, Ternyata Efek Peluncuran Roket China

Fenomena “space jellyfish” yang viral di Indonesia

Fenomena “space jellyfish” yang viral di Indonesia

Jakarta,http://Eksisjambi.com  – Warga di berbagai wilayah Indonesia dibuat heboh dengan kemunculan fenomena cahaya unik di langit yang menyerupai ubur-ubur raksasa atau di kenal sebagai “space jellyfish”. Video penampakan tersebut dengan cepat viral di media sosial pada Sabtu (11/4), memicu beragam spekulasi di tengah masyarakat.

Setelah di telusuri, fenomena tersebut bukanlah kejadian supranatural atau benda asing misterius, melainkan efek visual dari peluncuran roket Jielong-3 milik China.

Fenomena ini terjadi akibat kombinasi faktor teknis dan kondisi atmosfer di ketinggian tinggi. Berikut penjelasannya:

Saat roket meluncur, ia melepaskan gas buang (plume) dalam jumlah besar. Di lapisan atas atmosfer yang sangat tipis, gas ini menyebar luas dan membentuk pola yang mencolok.

Cahaya terang yang terlihat berasal dari pantulan sinar matahari pada gas buang roket. Fenomena ini biasanya terjadi saat waktu fajar atau senja (twilight), ketika pengamat di permukaan bumi sudah berada dalam kondisi gelap, sementara roket di ketinggian masih terkena sinar matahari langsung.

Baca Juga :  Rakernis Humas Polda Jambi: Kadis Kominfo Ariansyah Soroti Peluang dan Ancaman AI di Era Digital

Gas buang roket yang mengembang dengan cepat di lingkungan bertekanan rendah menciptakan bentuk simetris menyerupai ubur-ubur dengan “tentakel” bercahaya yang memanjang.

Fenomena ini dilaporkan terlihat hampir serentak di sejumlah daerah di Indonesia pada Sabtu (11/4), di antaranya:

  • Lampung
  • Kalimantan Utara
  • Pontianak
  • Nusa Tenggara Timur (NTT)
  • Serta beberapa wilayah lainnya

Sejumlah rekaman warga memperlihatkan objek bercahaya bergerak perlahan dengan pola unik di langit malam, sehingga memicu rasa penasaran hingga kekhawatiran.

Objek tersebut telah dipastikan sebagai roket Jielong-3 atau Smart Dragon-3, yang diluncurkan dari platform laut di kawasan Laut Kuning, sebelah timur Beijing, China.

Baca Juga :  Bupati M.Syukur: TPP ASN Tetap Dibayar Namun Di Sesuaikan

Roket ini merupakan bagian dari program peluncuran satelit komersial yang memang rutin dilakukan oleh China dalam beberapa tahun terakhir.

Meski tampak asing dan spektakuler, fenomena “space jellyfish” dipastikan tidak berbahaya. Ini merupakan efek optik yang kerap terjadi pada peluncuran roket di ketinggian tertentu, terutama saat kondisi pencahayaan mendukung.

Fenomena serupa juga pernah terjadi di berbagai negara lain dan sering kali menimbulkan kehebohan karena bentuknya yang tidak biasa.

Masyarakat di imbau untuk tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi. Kejadian ini menjadi pengingat bahwa perkembangan teknologi antariksa kini semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari, bahkan bisa terlihat langsung dari wilayah Indonesia.**

 

Share :

Baca Juga

Advertorial

Ketua DPRD H. Fajran Hadiri Pembukaan Pasar Ramadhan dan Mambo

Bangko

Dandim 0420/Sarko Ikuti Apel Gelar Pasukan Di Mapolres Merangin

Advertorial

Bupati Kerinci & Kadis PUPR Maya Lepas Peserta Lomba Konstruksi Tingkat Nasional

Daerah

Mulai Januari 2027, PPPK Paruh Waktu di Daerah Akan Dialihkan Menjadi PPPK Penuh Waktu
Presiden FIGC Gabriele Gravina resmi mundur, desakan reformasi pun menguat.

Internasional

Italia Gagal ke Piala Dunia, Presiden FIGC Gabriele Gravina Mundur

Daerah

Semarak HUT RI ke-81, Pemkot Sungai Penuh Gelar Lomba Tradisional Meriah di Lapangan Merdeka
Gubernur Jambi Pertimbangkan Liburkan Sekolah

Daerah

Gubernur Jambi Pertimbangkan Liburkan Sekolah Jika Udara Memburuk

Nasional

Presiden Prabowo Akan Pangkas Jumlah Komisaris di Bank BUMN